Ibra Tak Mau seperti Totti dan Del Piero

Kompas.com - 05/03/2011, 00:28 WIB

MILAN, KOMPAS.com - Attaccante AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, mengaku tak mau mengikuti jejak striker AS Roma Francesco Totti dan penyerang Juventus Alessadro Del Piero yang menjadi simbol di timnya masing-masing.

Totti sudah bersama Roma sejak belia dan tak pernah berganti kostum hingga kini. Sementara Del Piero sudah mengabdi kepada Juventus sejak tahun 1993 ketika ia datang dari Padova.

Ibra? Pemain asal Swedia ini sudah berganti tim sebanyak enam kali. Tim yang pernah ia bela adalah Malmo FF (Swedia), Ajax Amsterdam (Belanda), Juventus (Italia), Inter Milan (Italia), Barcelona (Spanyol), dan Milan (Italia). Ia tak pernah bertahan di satu klub lebih dari tiga musim.

Karier tersingkatnya didapat saat membela Barcelona musim lalu. Gagal bersinar bersama "Braulgrana", Ibra memilih kembali berkiprah di Italia bersama Milan.

Ketika diwawancarai La Gazzetta dello Sport, pemain berusia 29 tahun ini mengatakan, "Aku tak ingin menjadi simbol tim. Lebih baik berpindah klub ketimbang bertahan di klub untuk waktu yang lama. Sebab, Anda akan belajar melalui perubahan dan pemain hebat harus bisa menentukan di banyak klub."

Meski demikian, Ibra menegaskan bahwa Milan akan menjadi tim terakhirnya.

"Pokoknya Milan akan menjadi tim terakhirku. Aku percaya bahwa aku akan berhenti (bermain) setelah usiaku 33 tahun. Aku tak ingin tetap tinggal dan muntah darah hingga akhir," ia mengakhiri.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau