Proliga

Dua Pemain Asing Yuso Belum Bertuah

Kompas.com - 06/03/2011, 21:30 WIB

 YOGYAKARTA, Kompas — Strategi Jogja Yuso Gunadarma menurunkan dua pemain asing pada seri ketiga putaran pertama Sampoerna Hijau Voli Proliga 2011 di Gelanggang Olahraga Among Rogo, Yogyakarta, belum membuahkan hasil optimal. Pada laga keempat, Jogja Yuso Gunadarma justru ditaklukkan Palembang Bank Sumsel Babel dengan  tipis, 2-3.

 Selama pertandingan berlangsung, praktis hanya satu dari dua pemain asing Jogja Yuso Gunadarma yang bermain optimal, yaitu pemain asal Kuba, Yaniel Garae Gomez. Sementara pemain asing asal Amerika Serikat, Joshua Stanhiser, hanya diterjunkan penuh dalam set pertama.

Sebelumnya, pelatih Jogja Yuso Gunadarma, Putut Marhaento, mengharapkan Joshua yang memiliki tinggi 208 sentimeter mampu memblok smes-smes lawan. Namun, saat melawan Palembang Bank Sumsel Babel, pertahanan Joshua ternyata kurang kokoh. Posisi Joshua sebagai pengumpang pun kurang memberikan peluang- peluang jitu bagi penembak-penembak Jogja Yuso Gunadarma.

Sementara itu, Yaniel yang dipasang sebagai spiker relatif mendominasi serangan Jogja Yuso Gunadarma. Yaniel nyaris main penuh selama lima set pertandingan.   

Set pertama dan kedua Jogja Yuso Gunadarma selalu unggul pada perolehan poin-poin awal. Namun, setelah meraih poin di atas 20, Palembang Bank Sumsel Babel kemudian mengejar ketertinggalan. Tim tamu Palembang Bank Sumsel Babel pun berhasil unggul pada dua set awal dengan skor 25-22 dan 25-23.

Pada set ketiga, Jogja Yuso Gunadarma mampu mengejar ketertinggalan dengan menuntaskan pertandingan set ketiga, 25-15. Kali ini Palembang Bank Sumsel Babel bisa ditekuk dengan skor rendah.

Namun, pada set keempat pertahanan Jogja Yuso Gunadarma semakin tak mampu membendung smes-smes pemain andalan Palembang Bank Sumsel Babel Igor. Hampir seluruh smes Igor tak bisa dihadang para pemain Jogja Yuso Gunadarma. Lompatan Igor yang sangat tinggi menyulitkan para pemain Jogja Yuso Gunadarma.

Meskipun demikian, pada pertengahan set Jogja Yuso Gunadarma berhasil mengejar ketertinggalan hingga posisi skor sama 11-11. Jogja Yuso Gunadarma pun akhirnya berhasil unggul 25-21.

Di set kelima yang merupakan set penentuan, kedua tim sempat bersaing ketat hingga posisi skor 9-9. Akan tetapi, kerja sama Palembang Bank Sumsel Babel justru semakin kuat. Tim tuan rumah pun akhirnya ditaklukkan dengan skor 15-10 untuk Palembang Sumsel Babel.

Menang kandang

Sebelumnya, Jogja Yuso Gunadarma sempat menang kandang pada pertandingan ketiga melawan Jakarta Electric PLN dengan skor 3-2. Saat itu penampilan duo pemain asing, Yaniel dan Joshua, masih relatif bagus. Namun, pada laga keempat ternyata kehadiran dua pemain asing tersebut belum mampu mencetakkan kemenangan untuk Jogja Yuso Gunadarma.

Meski demikian, Manajer Jogja Yuso Gunadarma Henry Kuncoroyekti tetap optimistis dan menargetkan timnya bisa lolos ke putaran berikutnya. Sementara sang pelatih, Putut, mengungkapkan, jika penampilan dua pemain asing dinilai kurang, ada kemungkinan keduanya akan segera diganti dengan pemain baru lainnya.

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau