Tenggelam

Dua Jasad Korban Parangtritis Ditemukan

Kompas.com - 08/03/2011, 11:32 WIB

BANTUL, KOMPAS.com — Dua korban tenggelam di Pantai Parangtritis, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Minggu (6/3/11), ditemukan hari ini, Selasa (8/3/11), oleh tim SAR gabungan. Kedua korban atas nama Septi, pelajar SMPN 3 Kalasan, Sleman, dan Puteri, pelajar SMPN 2 Berbah, Sleman.

Sekretaris SAR Parangtritis Taufik Faqih Usman mengatakan, pihaknya mendapat informasi dari nelayan bahwa mereka melihat dua jasad mengapung di sebelah selatan Goa Langse, Purwosari, Gunung Kidul. "Begitu mendapat informasi dari nelayan melalui HT, kami langsung terjunkan personel ke lokasi untuk mengevakuasi kedua korban," katanya.

Taufik menambahkan, saat ditemukan, posisi tubuh kedua korban tidak berjauhan sehingga memudahkan evakuasi. Identitas korban dipastikan Septi dan Puteri karena dari pihak keluarga korban yakin dan mengenali tubuh korban melalui pakaian yang dikenakan dan ciri-ciri fisik korban.

Kapolsek Kretek Komisaris Teguh Mulyono mengatakan, dari hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Kretek dan Tim Identifikasi Polres Bantul, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh kedua korban. "Kedua korban dinyatakan meninggal murni karena kecelakaan," ujarnya.

"Selanjutnya kedua jenazah korban kami kirim ke rumah duka untuk dimakamkan," katanya.

Sementara itu, proses pencarian satu lagi korban atas nama Partiah masih akan dilakukan oleh tim SAR gabungan. Penyisiran dilakukan baik di pinggir pantai maupun di tengah laut dengan menerjunkan personel menggunakan perahu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau