Latihan pra-musim formula 1

McLaren Pastikan Absen pada Hari Kamis

Kompas.com - 08/03/2011, 18:24 WIB

BARCELONA, Kompas.com — Tim McLaren memutuskan untuk tidak mengikuti sesi latihan resmi pada Kamis (10/3/11) di Barcelona. Mereka akan menggantinya saat menyelesaikan program pada hari Sabtu (12/3/11).

Sesuai dengan rencana, latihan resmi di Barcelona akan berlangsung mulai hari Selasa (8/3/11)  hingga Sabtu. Namun, tak seperti para rivalnya, tim yang bermarkas di Woking tersebut hanya akan turun ke lintasan pada Selasa dan Rabu, kemudian kembali lagi pada Jumat dan Sabtu. Mereka melewatkan latihan pada hari Kamis.

Menurut McLaren, tak ada alasan yang detail tentang keputusan tersebut. Akan tetapi, ditengarai mereka hanya ingin ”istirahat” satu hari daripada harus latihan selama lima hari berturut-turut.

Dalam latihan hari ini, Jenson Button akan turun ke lintasan untuk menjalani uji coba terakhir. Juara dunia 2009 tersebut akan kembali tampil pada hari Jumat. Sementara rekan setimnya, Lewis Hamilton, akan tampil di lintasan pada hari Rabu dan Sabtu.

Heidfeld tercepat pada sesi pertama

Pada sesi pertama tes terakhir pramusim 2011 (pukul 11.00 waktu setempat), ada enam pebalap yang tampil. Pebalap Renault GP, Nick Heidfeld, menjadi yang tercepat setelah mencatat waktu terbaik 1 menit 26,465 detik di Circuit de Catalunya yang berdebu.

- Hasil sesi pertama tes pramusim F1

  1. Nick Heidfeld Lotus Renault GP-Renault 1m 26.465s
  2. Sergio Perez Sauber-Ferrari 1m 26.789s
  3. Mark Webber Red Bull Racing-Renault 1m 27.411s
  4. Jenson Button McLaren-Mercedes 1m 28.971s
  5. Nico Hulkenberg Force India-Mercedes 1m 29.149s
  6. Davide Valsecchi Team Lotus-Renault 1m 31.040s
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau