Wika Bangun Rusun di Bandung

Kompas.com - 08/03/2011, 20:43 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Para pengembang mulai menggarap rumah susun. PT Wika Realty, anak usaha PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) akan memulai membangun rumah susun Juli mendatang di Bandung. Komisaris Wika Realty Muhammad Nawir mengatakan, pembangunan rumah susun ini di Jalan Soekarno Hatta, Bandung.

Wika akan membangun empat tower rumah susun di atas tanah seluas 2 hektare (ha). Saat ini Wika sudah membebaskan 1 ha tanah. Setiap tower memiliki 1.000 unit. Ukuran unit yang akan dibangun beragam, mulai dari tipe 21, 30, dan 45.

Nawir mengungkapkan, pembangunan setiap tower membutuhkan biaya sebesar Rp 250 miliar. Ini artinya, untuk pembangunan empat menara akan menelan biaya sebesar Rp 1 triliun.

Nawir menjelaskan, sumber pendanaan berasal dari uang muka konsumen, pinjaman bank dan dana internal. "Saya belum bisa memastikan, apakah dana internal yang paling besar atau tidak, semuanya tergantung hasil pemasaran," imbuh Nawir.

Untuk tipe 21, harga per unit sebesar Rp 140 juta. Sementara untuk tipe 30 sebesar Rp 250 juta dan tipe 45 seharga Rp 300 juta. "Namun harga tersebut masih bisa berubah, tergantung harga material bahan bangunan," imbuh Nawir.

Selain Wika, pengembang Agung Podomoro Land (APL) juga telah rampung membangun proyek rumah susun Gading Nias sebanyak 6.200 unit. "Sekarang tingkat okupansinya sudah 100 persen." ujar Corporate Secretary PT Agung Podomoro Land, Tbk, Prisca Andriessen, Senin (7/3).

Menurut Prisca, saat ini penjualan rumah susun tersebut sedang dalam tahap menyerahkan (hand over) kepada konsumen. Rumah susun tersebut dijual dengan harga rata-rata Rp 144 juta per unit.

Selain itu, rumah susun milik Agung Podomoro Group (APG) yang ada di Kalibata, juga sudah terjual habis dengan harga mulai dari Rp 88 juta - Rp 144 juta. "Tergantung luasnya," ujar Prisca. Jumlah rumah susun milik APG di Kalibata sebanyak 12.000 unit. (Noverius Laoli/KONTAN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau