All england

Nova/Vita Lolos, Bertemu Unggulan 4

Kompas.com - 09/03/2011, 01:27 WIB

BIRMINGHAM, Kompas.com - Nova Widianto/Vita Marissa maju ke babak utama All England Superseries Premier. Mantan pasangan Pelatnas Cipayung ini berhasil melewati dua rintangan di babak kualifikasi, Selasa (8/3/11), untuk mendapatkan tiket babak utama turnamen klasik berhadiah 350.000 dollar AS tersebut.

Nova/Vita lebih dulu menang 21-11, 16-21, 21-13 atas pemain Rusia Vitalij Durkin/Nina Vislova di putaran pertama. Setelah itu, pasangan yang pernah mempersembahkan medali emas Asian Games ini menggulingkan pemain Malaysia, Ho Halim Haryanto/Lee Eva, dengan straight game 21-16, 21-16.

Di babak utama, Rabu (9/3/11), Nova/Vita langsung menghadapi lawan berat karena bertemu unggulan keempat dari Polandia, Robert Mateusiak/Nadiezda Zieba. Jika berhasil melewati salah satu rivalnya tersebut, maka Nova/Vita bisa jadi melakoni "perang saudara", hanya bila pasangan pelatnas Muhammad Rijal/Debby Susanto bisa menaklukkan pemain Inggris Nathan Robertson/Jenny Wallwork.

Selain Nova/Vita, Indonesia masih punya peluang menambah satu wakil lagi di sektor ganda campuran. Jika Markis Kido/Lita Nurlita bisa kalahkan pasangan Jepang Noriyasu Hirata/Miyuki Maeda, maka mereka akan ikut jejak Nova/Vita, dan selanjutnya akan menghadapi pemain Denmark Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen.

Sebenarnya di babak kualifikasi ini ada delapan wakil Indonesia yang tampil. Sayang, enam wakil langsung tersingkir, yaitu tiga pemain tunggal putri Adriyanti Firdasari, Lindaweni Fanetri dan Aprilla Yuswandari, serta tiga pasangan ganda putra, Luluk Hadiyanto/Candra Wijaya, Yohanes Rendy Sugiarto/Afiat Yuris Wirawan dan Angga Pratama/Ryan Agung Saputra.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau