All england

Taufik Tidak Mengerti Bisa Kalah

Kompas.com - 10/03/2011, 09:24 WIB

JAKARTA, Kompas.com -  Pemain unggulan kedua Taufik Hidayat secara mengejutkan kalah pada pertandingan pertamanya dalam turnamen All England Super Series Premier di Birmingham, Inggris, Kamis dinihari WIB.     

Pada pertandingan yang digelar di National Indoor Arena tersebut, dua kali finalis All England (1999 dan 2000) itu kalah oleh pemain Jepang peringkat 28 dunia Kazushi Yamada 10-21, 14-21.

"Saya tidak tahu mengapa saya begitu buruk -- saya hanya merasa kurang enak," kata pemain unggulan kedua itu seperti dikutip kantor berita AFP. "Saya tidak mengira dia sungguh bagus. Saya sangat banyak melakukan kesalahan sendiri."

Kekalahan tersebut adalah yang keduakalinya dialami Taufik menghadapi Yamada, perempat finalis Kejuaraan Dunia dan Swiss Terbuka 2010. Kekalahan pertama dialami Taufik di Swiss. Ini juga boleh jadi merupakan isyarat agar Taufik mengubur impiannya meraih gelar juara di All England, satu-satunya gelar turnamen bergengsi  yang belum pernah diraihnya.

Tumbangnya pemain peringkat dua dunia dan juara Olimpiade Athena 2004 itu menggenapi keterpurukan tunggal putra Indonesia yang sudah kehilangan dua pemain pada babak yang sama.

Pemain peringkat 13 dunia Simon Santoso kalah oleh unggulan delapan asal Thailand Boonsak Ponsana dalam dua game langsung 19-21, 15-21.

Sementara Sony Dwi Kuncoro yang tampil pada turnamen pertamanya sejak dia menderita cedera pada Indonesia Grand Prix Gold Oktober lalu, menyerah kepada pemain China Bao Chunlai 10-21, 6-21.

Dengan demikian, Indonesia hanya menyisakan satu tunggal putra, Dionysius Hayom Rumbaka pada putaran kedua yang akan dimulai Kamis petang.    

Namun, pada babak 16 besar tersebut, Hayom yang sebelumnya membukukan kemenangan atas Ajay Jayaram dari India 21-17, 21-19, menghadapi pertandingan berat melawan unggulan ketiga asal China Lin Dan.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau