Formula 1

"Sulit Memprediksi Kapan Kubica Kembali"

Kompas.com - 10/03/2011, 20:15 WIB

KOMPAS.com - Dokter tim Renault, Riccardo Ceccarelli, mengatakan bahwa tak mungkin memberikan prediksi kapan Robert Kubica akan kembali beraksi di atas lintasan balapan Formula 1 (F1). Pasalnya, proses penyembuhan cedera yang dialami akibat kecelakaan dalam reli, harus berjalan secara alami.

Memang, setelah menjalani serangkaian operasi yang berlangsung dengan sukses, kondisi Kubica terus membaik. Pebalap asal Polandia ini pun diperkirakan akan duduk lagi di kokpit tahun ini. Tetapi Ceccarelli tak mau memberikan kepastian.

"Ini tentu saja sebuah pertanyaan yang kami tidak bisa jawab. Tidak ada orang yang bisa menjawab kapan atau bagaimana, karena kami hanya mengatakan bahwa para ahli bedah sudah melakukan sebuah pekerjaan yang hebat," ujar Ceccarelli kepada para wartawan di Barcelona, Kamis (10/3/11).

"Robert sangat kuat dan dia sedang dalam penyembuhan. Tetapi, ada tiga faktor alami--bagaimana alam akan bersamanya? Baik atau tidak? Cepat atau tidak? Ini adalah sesuatu yang kami tidak bisa katakan.

"Jadi, ini sebuah pertanyaan yang sulit kami jawab. Kami hanya berpikir bahwa kami memiliki dua aspek positif: pekerjaan sudah dilakukan dengan baik oleh tim dokter dan Robert, yang kuat. Sehingga, itu adalah hal yang kami miliki sekarang."

Mengenai perkembangan kondisi Kubica, Ceccarelli mengatakan: "Robert menggerakkan jari-jarinya, begitu juga dengan pergelangan tangan. Jadi, ini bagus. Itu positif tetapi kami tidak bisa memprediksi hal lainnya."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau