Sampoerna hijau voli proliga 2011

Electric PLN Bertekad Jaga Performa

Kompas.com - 10/03/2011, 21:26 WIB

SEMARANG, Kompas.com — Semarang kembali dipilih menjadi tempat pelaksanaan Voli Proliga setelah tahun 2007 lalu. Selama tiga hari berturut-turut, mulai Jumat (11/3/11) hingga Minggu (13/3/11), pertarungan seri terakhir putaran pertama Sampoerna Hijau Voli Proliga 2011 akan berlangsung di GOR Jatidiri Semarang, Jawa Tengah.

Direktur Proliga 2011 Hanny S Surkatty memperkirakan pertarungan seri terakhir putaran pertama di Semarang ini akan lebih ketat. Pasalnya, tim yang belum pernah terkalahkan ingin tetap mempertahankan rekor tak terkalahkan sekaligus ingin menjadi juara dan melangkah lebih ringan di putaran pertama.

”Tim yang belum pernah kalah jelas ingin tetap mempertahankan rekor tersebut. Dan tim yang belum pernah menang, seperti Putra Jakarta BNI 46, juga tak ingin jadi tim pecundang terus,” ujarnya dalam jumpa pers di Semarang, Kamis (10/3/11).

Ketua panitia daerah, Aris Effendi, juga optimistis putaran terakhir Proliga di Semarang akan menyedot banyak penonton. Ia yakin pertandingan tersebut akan menjadi daya tarik bagi masyarakat Kota Semarang.

”Warga Semarang kami harapkan akan datang menonton pertandingan ini karena jarang ada event seperti ini di Semarang. Ini juga sekaligus promosi GOR Jatidiri Semarang,” katanya.

Semarang terakhir menjadi tuan rumah pelaksanaan Proliga pada tahun 2007. Saat itu GOR Jatidiri menjadi markas dari Semarang Pemkot Bank Jateng.

Menghadapi pertandingan ini, tim putra dan putri Electric PLN mengaku telah mempersiapkan diri. Bahkan, tim putri Electric PLN berniat menjaga performanya sebagai tim yang belum pernah terkalahkan dalam empat laga di putaran pertama.

Begitu juga tim putra Electric PLN mempersiapkan diri untuk membekuk tim Putra Bank Sumsel Babel yang hingga kini belum terkalahkan. Pertandingan pertama di GOR Jatidiri, Jumat (11/3) besok, akan dibuka oleh pertarungan Palembang Bank Sumsel Babel melawan Jakarta Electric PLN.

”Kami siap menghadapi Bank Sumsel. Semoga anak-anak bisa menjaga emosi,” ujar Victor Laiyan, pelatih tim putra Jakarta Electric PLN di Semarang, Kamis (10/3) petang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau