Transportasi

2012, Tol Pedongkelan-Semanan Beroperasi

Kompas.com - 11/03/2011, 12:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membangun enam ruas jalan tol dalam kota. Untuk tahap pertama, pembangunan dimulai untuk ruas Semanan-Pedongkelan. Diharapkan ruas jalan tol tersebut siap beroperasi tahun 2012.

Demikian disampaikan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, Jumat (11/3/2011) di Balaikota, Jakarta. Gubernur menyatakan, untuk pembangunan enam ruas jalan tol tersebut akan dilakukan berdasarkan skala prioritas. Oleh karena itu, Pemprov DKI akan terlebih dulu membangun ruas Barat-Timur.

"Kawasan itu sangat membutuhkan jalan yang memadai dengan daya tampung yang besar," ucap Fauzi.

Sementara untuk kawasan Selatan-Utara, masih belum mendesak lantaran sudah ada beberapa upaya perbaikan jalan. Daya tampung di kawasan itu juga lebih besar. "Makanya, kami mulai pilih Semanan-Pedongkelan-Sunter-Pulogebang untuk tahap pertama," ungkap Fauzi.

Adapun secara keseluruhan, keenam ruas Jalan Tol dalam Kota Jakarta yang akan dibangun yaitu ruas jalan tol Koridor Semanan-Pedongkelan, Koridor Sunter-Bekasi Raya, Koridor Duri Pulo-Kampung Melayu, Kemayoran-Kampung Melayu, Koridor Ulujami-Tanah Abang, dan Koridor Pasar Minggu-Casablanca.

Untuk tahap pertama dibangun Semanan-Pedongkelan sepanjang enam kilometer. "Untuk membangun tol Semanan-Pedongkelan akan dilakukan lelang pembangunan jalan tol mulai Mei 2011, pembangunan fisik mulai dikerjakan November 2011 dan selesai akhir 2012," ungkap Fauzi.

Selain itu, pemprov akan membentuk sebuah perusahaan konsorsium Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI yaitu PT Jakarta Propertindo dan PT Pembangunan Jaya Grup dengan nama PT Jakarta Tol Road Development (PT JTRD).

Untuk keenam ruas jalan tol yang akan dibangun jalan layang sepanjang 67,74 kilometer membutuhkan total investasi Rp 41 triliun. Proses tender akan dilakukan dengan skema right to match. Artinya, jika dalam tender ada investor yang paling rendah menawarkan biaya pembangunan jalan tol ini, maka PT JTRD sebagai pemrakarsa diberikan kesempatan memilih investor tersebut. Sebab, sumber pembiayaan sepenuhnya berasal dari pihak investor.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau