Gunung kidul

Penyakit Sapi Lumpuh Serang 3 Kecamatan

Kompas.com - 12/03/2011, 15:19 WIB

GUNUNGKIDUL, KOMPAS.com - Peternak sapi di tiga kecamatan, yakni Karangmojo, Nglipar dan Wonosari resah akibat puluhan sapi miliknya tiba-tiba lumpuh mendadak dalam waktu hampir bersamaan.

Surahman (38), seorang warga Karangmojo 1 mengatakan, sejak beberapa pekan terakhir dirinya cemas, karena secara tiba-tiba sapi miliknya lumpuh hingga terpaksa menjualnya dengan harga murah.

"Tidak hanya Karangmojo, bahkan Karangmojo 2 dan 3 juga terdapat sapi mengalami kelumpuhan dalam waktu bersamaan, " kata Surahman, Sabtu (12/03/2011) siang.

Warga sudah berupaya memanggil dokter hewan setempat untuk dilakukan pemeriksaan terhadap sapi ternaknya, namun setelah dilakukan penyuntikan tidak ada reaksi, justru kondisi sapi menurun.

"Kami berharap kepada dinas terkait segera turun tangan, sebab dikhawatirkan jika tidak segera diambil tindakan hewan ternak akan mati," katanya.

Kejadian serupa juga terjadi pada ternak sapi milik Bayu (31), warga Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari. Tak lebih dari sepekan ini, lima ekor sapinya mengalami kelumpuhan dan langsung dijual dengan harga murah.

"Saya terpaksa menjualnya dengan harga Rp 1,5 juta, daripada nanti mati saya malah rugi total," kata Bayu (31) di rumahnya.

Terkait merebaknya hewan ternak sapi lumpuh, Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan Kabupaten Gunungkidul, Krisna Berlian, membenarkan kejadian tersebut. Kasus sapi lumpuh sebenarnya marak terjadi di Gunung Kidul, bahkan dalam catatannya, Kecamatan Nglipar pada Tahun 2010 terdapat puluhan sapi mengalami kelumpuhan.

"Jangan terlalu khawatir berlebihan, kelumpuhan kemungkinan besar terjadi akibat kurangnya nutrisi makanan, bisa juga disebabkan oleh kondisi kandang yang kurang memenuhi syarat kebersihan," ujar Krisna.

Kondisi cuaca juga berpengaruh besar terhadap kesehatan hewan ternak. Sementara terkait lumpuh sapi secara bersamaan, pihaknya menegaskan itu hanya kebetulan. Pemilik diimbau tidak perlu khawatir dan justru nekat menjual sapi meskipun dengan harga murah.

"Berikan nutrisi Ultra Mineral dengan cukup, saya yakin sapi lumpuh akan pulih," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau