Kenapa Montella Tak Rayakan Kemenangan?

Kompas.com - 14/03/2011, 02:37 WIB

ROMA, KOMPAS.com — Pelatih AS Roma Vicenzo Montella tak merayakan kemenangan penting timnya dalam "Derby della Capitale" lawan Lazio, Minggu (13/3/2011). Kenapa? "Biarlah emosi itu untuk diri saya sendiri," jawabnya.

Derbi Roma selalu panas dan penting buat kedua timnya. Kemenangan bisa terasa seperti meraih "scudetto". Dan, lewat dua gol Francesco Totti, Roma akhirnya menang 2-0. Kemenangan ini juga memperpanjang rekor tak terkalahkan Roma di Serie-A, sejak ditangani Montella.

Montella sendiri membuat rekor di Roma, saat menjadi pemain. Dia satu-satunya pemain Roma yang mampu mencetak empat gol dalam "Derby della Capitale".

"Ingatan saya tentang empat gol itu tak terlalu segar. Ini kemenangan sulit dan kami pantas mendapatkannya karena sudah bekerja keras," kata Montella.

"Perasaannya sangat berbeda dibanding derbi saat saya mencetak gol. Tapi, itu semua tetap mengagumkan. Kenapa saya tak merayakan kemenangan ini? Saya ingin menyimpan emosi ini untuk diri saya sendiri," tegas Montella.

Montella menjelaskan, timnya memiliki permainan lebih baik dari Lazio dan pantas menang. "Ada kualitas lebih dari tim ini di babak pertama. Di babak kedua, kami memiliki kekuatan dan determinasi yang lebih. Lazio bermain bagus, tapi kami sedikit lebih baik," ujarnya. (FBI)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau