Liga primer indonesia

Persebaya 1927 Libas Aceh United 4-0

Kompas.com - 14/03/2011, 04:40 WIB

Jakarta, Kompas - Persebaya 1927 melibas Aceh United, 4-0 (2-0), pada pertandingan Liga Primer Indonesia di Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya, Minggu (13/3). Gol pertama Persebaya 1927 dihasilkan oleh I Made Wirahadi pada menit pertama setelah kick off. Sekitar menit ke-16, Persebaya menambah satu gol lewat tendangan penalti yang dieksekusi Otavio Dutra.

Aji Santoso, Pelatih Persebaya 1927, memperkuat serangan dengan memasukkan pemain yang baru bergabung dengan Persebaya 1927, Andrew Barisic, untuk menggantikan Lucky Wahyu. Andrew membobol gawang Aceh United pada menit ke-62.

Aceh United mengeluarkan bek Tapip dan menggantinya dengan Diva Ardiansah serta Abdurahman digantikan Riko Suprianto. Namun, gawang Aceh United bobol lagi pada menit ke-83 oleh tendangan Andik Vermansyah.

Aji Santoso mengatakan, timnya memang tampil maksimal. Mereka terus memanfaatkan peluang yang ada.

Menurut Pelatih Aceh United Lionel Garbonier, pertandingan melawan Persebaya 1927 seperti pertandingan lima orang melawan 11 orang.

Jakarta FC unggul

Sementara itu, tuan rumah Jakarta FC menundukkan tamunya, Manado United, dengan skor telak, 3-0 (1-0), Minggu di Stadion Cibinong, Bogor. Gol Jakarta FC dicetak Cornelius Geddy pada menit ke-21. Gol kedua dan ketiga dicetak Emanuel de Porras pada menit ke-77 dan ke-79.

Kemenangan Jakarta FC berkat ketajaman duet pemain depan, yaitu Emanuel de Porras dan San San.

Pertahanan Manado United dapat diporakporandakan oleh kedua pemain itu. Serangan Manado United dapat dimentahkan barisan pertahanan Jakarta FC.

Gol Geddy tercipta lewat umpan terobosan Hendra Bayouw. Tendangan Geddy dari jarak jauh gagal diantisipasi kiper Manado United, Bogey Santoso. San San hampir saja menambah gol pada menit ke-25. Sayang, tendangannya terlalu tinggi sehingga bola melayang di atas mistar.

Pada babak kedua, Jakarta FC tidak mengendurkan permainan. Pada menit ke-58, de Porras membuat peluang emas. Tendangannya membentur mistar dan gagal dimanfaatkan kawan.

Dari Semarang dilaporkan, tuan rumah Semarang United menang tipis atas tamunya, Real Mataram FC, 1-0, Minggu di Stadion Jatidiri. Laga berlangsung di tengah hujan dan lapangan becek. Satu-satunya gol Semarang United disumbangkan Amarildo Souza pada menit ketiga dari tendangan bebas.

Gol Semarang United diawali pelanggaran oleh pemain Real Mataram yang menghasilkan tendangan bebas. Tendangan bebas yang dilakukan Souza sukses menembus pagar betis lawan. Menit ke-33, Real Mataram mendapat hadiah penalti setelah Fortes dijatuhkan. Namun, Fortes gagal melaksanakan tugasnya.

CEO Semarang United Aris Mustafa mengatakan, kemenangan tersebut dapat menjaga moral pemain agar bertahan di peringkat atas klasemen.

Manajer Real Mataram Kusnadi berpendapat, pemain sering melakukan kesalahan sehingga merugikan tim. ”Kami belum beruntung karena tidak bisa menyelesaikan peluang dengan baik,” kata Kusnadi.

Aris dan Kusnadi sependapat, kondisi lapangan yang buruk membuat pemain tidak bermain maksimal. (NIT/WAD)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau