Mabes polri

Kapolri Lantik Empat Kapolda Baru

Kompas.com - 14/03/2011, 09:25 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kapolri Jenderal Timur Pradopo baru saja selesai melantik empat kepala polisi daerah, yaitu Kapolda Jawa Timur Inspektur Jenderal Untung Suharsono Radjab, Kapolda Sumatera Utara Irjen Wisnu Amat Sastro, Kapolda Kalimantan Timur Irjen Bambang Widaryatmo, dan Kapolda Sumatera Barat Irjen Wahyu Indra Pramugari. Pelantikan ini juga dihadiri para istri kapolda  baru.

"Pelantikan jabatan-jabatan ini tentunya memiliki peran yang sangat besar. Sangat diharapkan agar dalam menjalankan tugas di jabatan yang baru dapat berjalan dengan efektif, meningkatkan kualitas kerja, transparan, dan aktif melayani masyarakat," kata Timur Pradopo saat memberikan sambutan dalam pelantikan tersebut di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Senin (14/03/2011).

Selain melantik empat kapolda, Kapolri juga melantik Inspektur Pengawasan Umum  Komjen Fajar Prihantoro, Kabaharkam Komjen Imam Sudjarwo, dan Kalemdikpol Irjen Oegroseno. Sedangkan Korsahli yang baru dijabat oleh Irjen Badrodin Haiti.

Kapolri mengharapkapkan agar para anggota Polri yang sudah dilantik dapat berpartisipasi dalam membantu memberantas kasus-kasus korupsi bersama KPK. Selain itu Mabes Polri, lanjut Timur, mulai dari satuan kerja, pimpinan, pengawas, sampai di level bawah harus memperbaiki kinerja-kinerja Polri yang belum optimal.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau