Jakarta barat

Kampung Apung Dijadikan Tujuan Wisata

Kompas.com - 14/03/2011, 10:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat berencana menjadikan Kampung Apung di RW 01, Kapuk, Cengkareng sebagai salah satu lokasi tujuan wisata di wilayahnya. Sebagai langkah awal, sejumlah Abang None (abnon) pun diajak mengunjungi lokasi tersebut.

Setelah mengunjungi lokasi itu, para Abnon dituntut menyumbangkan gagasan atau idenya untuk menjadikan Kampung Apung layak menjadi salah satu potensi tujuan wisata di Jakarta Barat.

“Abnon kan putra-putri unggulan dan berasal dari berbagai disiplin ilmu. Jadi, sudah selayaknya para abnon turut memberikan ide serta gagasannya untuk memajukan pembangunan, khususnya di bidang pariwisata,” ujar Eldi Andi, Asisten Perekonomian Jakarta Barat kepada beritajakarta.com, Minggu (13/3/2011).

Mengenai wacana itu, Eldi menuturkan, bukan berarti pihaknya akan mengeksploitasi kehidupan warga Kampung Apung. Pihaknya hanya melihat ada nilai lebih yang dimiliki Kampung Apung, yakni sebagai tempat yang unik jika benar-benar dikemas sebagai daerah tujuan wisata. Dengan begitu, diharapkan pula dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan warga Kampung Apung.

“Kawasan wisata tidak selalu harus ditunjukan dengan kegiatan yang bersifat hura-hura. Jika dikemas dengan baik, saya kira kawasan yang tadinya kumuh pun dapat disulap menjadi daerah tujuan wisata yang menjual keunikan tersendiri,” paparnya.

Untuk mewujudkan hal itu, saat ini, dikatakan Eldi, pihaknya tengah berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Sudin Peternakan dan Perikanan untuk memberikan bantuan bibit lele dan teknik budidayanya.

Selain itu, juga berkoordinasi dengan Sudin Perindustrian dan Energi untuk mengelola potensi tanaman eceng gondok yang banyak tumbuh di kawasan tersebut untuk dijadikan kerajinan warga. Sedangkan Sudin PU Tata Air, diminta melakukan penataan terhadap saluran air yang ada di wilayah tersebut.

“Kami juga berkoordinasi dengan Sudin Perhubungan Jakarta Barat untuk membuat rambu-rambu petunjuk jalan menuju Kampung Apung,” kata Eldi Andi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau