Starbucks Indonesia Luncurkan Logo Baru

Kompas.com - 14/03/2011, 13:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Memasuki tahun 2011, Starbucks Indonesia atas nama PT Sari Coffee Indonesia yang dimiliki PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) mengubah tampilan logo yang selama ini digunakan.

Pada logo baru "warung kopi" ini tidak terdapat lagi tulisan starbucks, tapi hanya menampilkan gambar Siren, tokoh legenda setengah manusia setengah ikan, tanpa ada kata Starbucks dan Coffe.

Peluncuran logo baru Starbucks Indonesia dilakukan di Mall Grand Indonesia, Jakarta Pusat. Menurut Corporate Secretary PT Mitra Adiperkasa Tbk Fetty Kwartati, rencana Starbucks secara global meluncurkan logo baru Starbucks termasuk untuk perlengkapan gerainya, seperti tisu dan kantong kertas, yang serentak dimulai pertengahan tahun ini.

Starbucks pertama kali dibuka di Seattle. Amerika Serikat, 30 Maret 1970, dan saat ini telah memiliki cabang di 55 negara, memiliki logo seorang dewi laut berambut panjang bergelombang dengan sepasang ekor bernuansa coklat. Logo ini sempat mengalami perubahan sebanyak tiga kali.

Dalam waktu dekat, menurut Fetty, Starbuckss Indonesia akan membuka dua gerai terbarunya di Batam dan Makassar. “Tahun ini Starbucks Indonesia menargetkan bakal membuka gerai baru minimal 20 gerai," katanya. (Budi Prasetyo)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau