JAKARTA, KOMPAS -
Itu merupakan laga kedua Sriwijaya FC setelah awal Maret lalu mereka ditahan klub VB (Maladewa) 1-1 di Palembang. Tim asuhan Ivan Kolev itu bertandang ke Hongkong dalam kondisi krisis pemain dan hanya membawa 15 pemain.
Mereka tidak diperkuat gelandang Firman Utina dan M Ridwan yang masih cedera. Adapun beberapa pemain baru, seperti striker Jajang Mulyana dan Korinus Fingkrew, tidak bisa dimainkan karena baru terdaftar.
Mereka seharusnya bisa menurunkan gelandang timnas Oktovianus Maniani yang dicoret Pelatih Alfred Riedl dari timnas SEA Games. Akan tetapi, pemain Papua itu dikabarkan tidak ikut dibawa ke Hongkong.
Seperti dikutip kantor berita Antara, Direktur Teknik dan SDM PT Sriwijaya Optimis Mandiri H Hendri Zainuddin mengatakan, pihaknya optimistis mampu mengatasi kendala tersebut berkat pengalaman tampil di ajang antarklub Asia.
Beberapa pemain berpengalaman di klub dan timnas, seperti Ferry Rotinsulu, Ponaryo Astaman, Arif Suyono, dan Budi Sudarsono, serta bomber Keith Kayamba Gumbs diharapkan bisa mengatasi krisis tersebut.
TSW Pegasus, klub yang berdiri 2008, menang 2-1 di kandang klub Vietnam, Song Lam Nghe An, pada laga pertama. TSW Pegasus versus Sriwijaya dipimpin wasit Myanmar, Sgt Win Cho.
Satu klub Indonesia lainnya di Piala AFC, Persipura Jayapura, bakal menjamu East Bengal dalam laga Grup H di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Klub ”Mutiara Hitam” itu harus menjalani laga kandang di Ibu Kota karena kandang mereka, Stadion Mandala, Jayapura, dinilai AFC belum memenuhi syarat untuk laga antarklub Asia.
Pelatih Persipura Jaksen F