BLH Pastikan Paket ke KBR 68H Bukan Bom

Kompas.com - 17/03/2011, 17:47 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com — Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Bali Anak Agung Alit Sastrawan memastikan kiriman paket yang dikirimkan ke Kantor KBR 68H pada Kamis (17/3/2011) bukanlah bom.

Menurut Sastrawan, paket yang ditakutkan sebagai bom itu adalah paket yang berisi dokumen-dokumen penanganan lingkungan hidup Bali dalam rangka mengikuti Indonesian Green Radio Awards (IGRA).  

"Kami memang mengirimkan paket berisi dokumen-dokumen lingkungan hidup kepada panitia IGRA di kantor KBR 68H. Paket itu kami kirim lewat jasa pengiriman sekitar dua hari lalu," ucap Sastrawan yang saat dihubungi via telepon tengah berada di Jakarta.

Menurut Sastrawan, pihaknya juga telah dihubungi pihak Badan Intelijen Negara (BIN) untuk memastikan isi paket itu. "Saya tadi dihubungi BIN. Saya katakan, itu memang kiriman dari Badan Lingkungan Hidup Bali. Tentu saja kami tidak kirim bom," ujarnya sambil tertawa.

Dijelaskan, paket itu memang berukuran cukup besar karena berisi dokumen dari beberapa kabupaten di Bali. "Isinya macam-macam. Ada perda rencana tata ruang dan peraturan-peraturan terkait pengelolaan lingkungan hidup di sejumlah kabupaten di Bali. Wah, saya tidak menyangka jadi seperti ini," tambahnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau