Honda CBR 150R Muncul Semester II

Kompas.com - 18/03/2011, 13:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Baru saja meluncurkan CBR 250R, PT Astra Honda Motor sudah bersiap memasarkan model sport keduanya, CBR 150R, tahun ini. Kepastian itu terungkap dari temuan Kompas.com bahwa AHM sudah mendaftarkan unit dengan kode HONDA CBR150RC (IN) ke Kementerian Perindustrian, hari ini, Jumat (18/3/2011).

Astra Honda Motor (AHM) tinggal menunggu lampu hijau dari pemerintah untuk dipasarkan. Dari kode itu bisa dipastikan bahwa strategi awal Honda adalah mengimpor unit secara utuh alias CBU dari Thailand. CBU dipilih karena Honda lebih hati-hati dan mengetahui seberapa besar pasar di Indonesia.

Menurut informasi yang diterima Kompas.com, tahun ini AHM memang berencana memasarkan CBR 150R dalam dua opsi, yakni CBU atau dirakit secara lokal (CKD). Namun, menyiapkan fasilitas perakitan unit dibutuhkan investasi yang tak sedikit dan harus memenuhi minimum penjualan tertentu. Nah, opsi impor CBU menjadi yang terbaik untuk uji coba pasar.

Kamis kemarin, Kompas.com sempat berbincang dengan Direktur Pemasaran AHM Auddie Alexander Wiranata terkait rencana peluncuran CBR 150R. Dia mengatakan, "Saat ini proses studi masih berlangsung. Ditunggu saja nanti," ujarnya singkat.  Kemunculan CBR 150R baru, ada kemungkinan, dilakukan pada semester kedua 2011.

Langkah Honda memasarkan CBR 150R ke Indonesia bertujuan menggenjot penjualan di segmen sport 150 cc yang masih didominasi rival. Honda cuma mengandalkan New Mega Pro, dan belum bisa bersaing dengan Yamaha Vixion dan Byson yang memimpin penjualan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau