4 Cara Membedakan Kebutuhan dan Keinginan

Kompas.com - 21/03/2011, 15:44 WIB

KOMPAS.com - Saat tak mampu membedakan kebutuhan dan keinginan, Anda seringkali kerap terjebak dalam berbagai masalah finansial. Tujuan Anda meraih kemandirian finansial semakin menjauh, ketika tak mampu menahan godaan diri sendiri dalam membelanjakan uang.

Agar terbebas dari godaan finansial, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah memahami kebutuhan dan keinginan. Selanjutnya, lakukan empat cara berikut agar terhindar dari godaan yang bisa merusak tatanan finansial:

1. Jangan terjebak dengan brand
Dalam hal berpakaian, bila Anda termasuk impulsive shopper atau pengejar brand, mulailah mengubah kebiasaan berbelanja. Awali kebiasaan baru yang bisa menyelamatkan finansial dengan berpikir bahwa brand bukanlah segalanya. Mulailah beranggapan, bahwa Anda bukanlah apa yang Anda kenakan, tetapi lebih kepada bagaimana Anda mengenakannya.

2. Kurangi hangout
Kurangi waktu hangout dalam aktivitas sehari-hari seperti makan atau minum di restoran atau kafe. Tak hanya saat weekend, tetapi juga saat jam makan siang di kantor. Kalau dengan membawa bekal ke tempat kerja bisa menghemat pengeluaran Anda, kenapa tidak?

3. Kurangi pergi ke mal
Kurangi kunjungan ke tempat yang memancing Anda untuk melakukan pengeluaran impulsif. Mal, pertokoan, atau pusat elektronik, bisa memancing Anda berbelanja tanpa rencana. Jika ingin menata kembali kondisi finansial untuk memetakan kebutuhan dan keinginan, hindarilah pusat belanja seperti ini, atau setidaknya kurangi frekuensinya.

4. Buat jadwal kegiatan rutin
Jadwal kegiatan rutin tak hanya akan membantu Anda menyelesaikan pekerjaan sesuai waktu dan target. Anda juga bisa mengontrol apa yang dibutuhkan setiap harinya dengan bantuan jadwal rutin harian. Termasuk untuk mengontrol pengeluaran setiap hari yang lebih mengacu pada kebutuhan, dan bukan keinginan.

Sumber: Citibank

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau