Jalur Magelang-Yogya Kembali Ditutup

Kompas.com - 21/03/2011, 21:29 WIB

MAGELANG, KOMPAS.com - Banjir lahar dingin dari Gunung Merapi di Sungai Putih, Senin (21/3/2011) kembali meluap mengakibatkan jalur utama Magelang-Yogyakarta di Desa Jumoyo, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, ditutup untuk semua jenis kendaraan.

Berdasarkan pantauan, di Magelang, banjir terjadi sekitar pukul 16.10 WIB dan arus lalu lintas di jalan raya Magelang-Yogyakarta ditutup beberapa menit sebelum banjir datang.

Pulhan relawan di tengah jalan dengan berteriak dan sebagian membunyikan peluit berusaha menghentikan kendaraan yang melintas di jalur tersebut ketika mengetahui banjir lahar datang dari hulu.

Beberapa pengendara roda dua berusaha menerobos sehingga sempat bersitegang dengan beberapa relawan. Namun, setelah mengetahui arus banjir lahar telah mengalir di atas badan jalan di aliran sungai baru pengendara yang hendak menuju Yogyakarta tersebut menuruti permintaan relawan.

Seorang relawan Yusuf mengatakan, banjir lahar kali ini datang langsung menjebol tanggul pasir di Sungai Putih sehingga terus meluap ke ruas jalan raya.

"Kami langsung menghentikan para pengendara untuk menjauh dari banjir, karena sangat berbahaya jika mereka menerobos aliran lahar tersebut," katanya.

Selain meluap di jalan raya di Jumoyo, banjir lahar juga meluap di Dusun Salakan, Desa Sirahan, Kecamatan Salam.

"Pada banjir lahar Sabtu (19/3/2011) kemarin, Dusun Salakan juga terendam, sekarang bertambah parah," katanya.

Sekitar pukul 16.50 WIB banjir lahar mulai surut. Akibat banjir lahar ini material pasir dan batu terlihat menutup badan jalan raya sepanjang 50 meter dengan ketinggian sekitar 50 sentimeter.

Sejumlah pengendara sepeda motor dari arah Yogyakarta terlihat nekat menerobos tumpukan material. Hingga berita ini diturunkan belum ada alat berat yang berusaha membersihkan material.

Kondisi cuaca di lokasi banjir tersebut masih gerimis dan sejumlah masyarakat masih menyaksikan banjir blahar tersebut di pinggir Sungai Putih.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau