MAGELANG, KOMPAS.com - Banjir lahar dingin dari Gunung Merapi di Sungai Putih, Senin (21/3/2011) kembali meluap mengakibatkan jalur utama Magelang-Yogyakarta di Desa Jumoyo, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, ditutup untuk semua jenis kendaraan.
Berdasarkan pantauan, di Magelang, banjir terjadi sekitar pukul 16.10 WIB dan arus lalu lintas di jalan raya Magelang-Yogyakarta ditutup beberapa menit sebelum banjir datang.
Pulhan relawan di tengah jalan dengan berteriak dan sebagian membunyikan peluit berusaha menghentikan kendaraan yang melintas di jalur tersebut ketika mengetahui banjir lahar datang dari hulu.
Beberapa pengendara roda dua berusaha menerobos sehingga sempat bersitegang dengan beberapa relawan. Namun, setelah mengetahui arus banjir lahar telah mengalir di atas badan jalan di aliran sungai baru pengendara yang hendak menuju Yogyakarta tersebut menuruti permintaan relawan.
Seorang relawan Yusuf mengatakan, banjir lahar kali ini datang langsung menjebol tanggul pasir di Sungai Putih sehingga terus meluap ke ruas jalan raya.
"Kami langsung menghentikan para pengendara untuk menjauh dari banjir, karena sangat berbahaya jika mereka menerobos aliran lahar tersebut," katanya.
Selain meluap di jalan raya di Jumoyo, banjir lahar juga meluap di Dusun Salakan, Desa Sirahan, Kecamatan Salam.
"Pada banjir lahar Sabtu (19/3/2011) kemarin, Dusun Salakan juga terendam, sekarang bertambah parah," katanya.
Sekitar pukul 16.50 WIB banjir lahar mulai surut. Akibat banjir lahar ini material pasir dan batu terlihat menutup badan jalan raya sepanjang 50 meter dengan ketinggian sekitar 50 sentimeter.
Sejumlah pengendara sepeda motor dari arah Yogyakarta terlihat nekat menerobos tumpukan material. Hingga berita ini diturunkan belum ada alat berat yang berusaha membersihkan material.
Kondisi cuaca di lokasi banjir tersebut masih gerimis dan sejumlah masyarakat masih menyaksikan banjir blahar tersebut di pinggir Sungai Putih.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang