LONDON, KOMPAS.com — Manajer Chelsea Carlo Ancelotti menegaskan bahwa dia merasa bahagia di klub asal London tersebut saat ini. Untuk itu, ia yakin bisa bertahan di Chelsea. Namun, jika dia atau Roman Abramovich sudah tak lagi merasa bahagia dengan hubungan mereka, maka ada kesempatan hengkang akhir musim nanti.
"Saya bahagia saat ini, jadi saya pikir kami akan terus seperti ini. Jika salah satu pihak, klub atau diri saya, tak bahagia untuk terus bersama, saya pikir kami akan...," ujar Ancelotti sembari memotong pernyataannya.
Nasib Ancelotti memang belum jelas hingga saat ini. Kontraknya akan berakhir tahun depan dan belum ada indikasi akan diperpanjang. Bahkan, pernyataan dari Chief Executive Chelsea, Ron Gourlay, yang mengatakan nasibnya baru akan ditentukan pada bulan Mei mendatang, membuat isu mengenai dirinya makin panas.
Menanggapi pernyataan Gourlay, Ancelotti mengaku tenang. Apalagi dia mendapat dukungan dari Abramovich dan juga para pemain.
"Saya tahu betul bahwa tim ini tidur dalam dua bulan terakhir dan pada saat ini saya mendapat dukungan fantastis dari tim. Banyak pelatih yang bisa tidur dengan nyenyak dalam dua bulan ini, berada di rumah dan menonton pertandingan di televisi. Untungnya saya masih di sini," katanya.
Ancelotti pantas merasa tenang. Kemenangan 2-0 atas Manchester City pada pertandingan terakhir Premier League, Minggu (20/3/2011), membuat mereka membuka peluang mengejar sang pemuncak klasemen, Manchester United. Saat ini Chelsea bertengger di peringkat ke-3 dengan 54 poin. Yang jadi keuntungan Chelsea, mereka punya satu pertandingan sisa lebih banyak ketimbang seterunya tersebut. (SCN)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang