Soto Padang Mangkuto Tiada Duanya

Kompas.com - 22/03/2011, 09:12 WIB

KOMPAS.com - Kali ini kami mencari soto yang katanya salah satu warisan kuliner Indonesia yang tiada duanya, yaitu Soto Padang, yang tentunya makanan khas kota Padang, Sumatra Barat. Tapi yang ini bukan soto padang biasa, menurut teman saya ini adalah soto padang terenak yang pernah dia coba, namanya adalah Soto Padang Mangkuto. Hmm jadi pengen tau seperti apakah rasanya. Makanya Sabtu siang kemarin saya pergi ke Soto Padang Mangkuto tersebut.

Lokasinya sangat mudah dicari, di Jalan Pintu Air no 26, Pasar Baru, Jakarta Pusat, tapi memang plang namanya sangat kecil sekali jadi tidak terlalu kelihatan. Rumah makannya berwarna coklat muda, dan persis berada di sebelah money changer. Sedikit perjuangan memang untuk parkir di daerah ini, tapi demi soto padang yang terenak ini, kami rela deh parkir di seberangnya.

Begitu masuk, aroma soto nya sudah tercium. Waduh... ramai sekali, dari anak kecil sampai kakek nenek tampak semangat menyeruput sotonya. Untung saja ada orang baru selesai makan, jadi kami bisa langsung dapat tempat duduk. Kami pesan dua porsi soto padang.  Selama kami menunggu, kami nyemil kerupuk merah yang disajikan di meja. Enak tenan, tidak terlalu berminyak dan sangat renyah. Kerupuk paru dan kerupuk kulit juga ada. Kemudian disini juga ada jajanan pasar yang bernama Kue Bugis, kue yang dibungkus dengan daun pisang dan rasanya ... yummy, kenyal-kenyal dan berisi parutan kelapa yang manis legit. Enak banget kue bugisnya.

Soto Padangnya datang juga, he-he-he... mangkoknya ternyata kecil sekali. Warna kuahnya coklat bening dan berisi soun, daging sapi yang digoreng kering, perkedel kentang, dan daun bawang. Sluuurrrpp.... wahh enak sekali kuahnya, padahal ini belum saya tambahkan sambal lho. Saya ambil sambalnya yang khas padang itu, saya aduk-aduk dan langsung warnanya berubah menjadi sedikit kemerahan. ... slurrppp... rasanya jadi lebih enak lagi. Daging sapinya terasa sangat cruncy, dan tidak keras. Benar-benar beda dengan soto padang yang lain. Anda harus cobain soto yang satu ini, bener-bener recommended!

Soto Mangkuto berdiri sejak tahun 1966, dan kabarnya sekarang sudah generasi ketiga. Hebat ya meskipun udah generasi ketiga tapi masih bisa menjaga rasanya tetap enak. Pantas saja mereka disebut sebagai salah satu legenda wisata kuliner Jakarta. Saat ini mereka juga sudah mempunyai cabang di depan gerbang kampus Uhamka, Kebayoran Baru.

Cobain ya temen-temen, ini bener-bener enak sekali. Nggak akan menyesal makan disini, kami saja ingin makan disana lagi besok he-he-he... (Ita)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau