Produksi Mesin Mobil Peugeot-Citroen Terganggu

Kompas.com - 22/03/2011, 10:07 WIB

PARIS, KOMPAS.com - Para prinsipal mobil Eropa yang ada kerja sama dengan pabrikan Jepang, untuk sementara ini produktivitasnya terganggu. Selain Renault, produsen asal Perancis PSA Peugeot-Citroen merasakan pasokan komponen dari negeri sakura kurang lancar, sehingga menghambat kelancaran produksi mesin dieselnya. Grup PSA Masalah ini diprediksi prinsipal mulai berlangsung lusa (23/3) setelah stok komponen elektronik untuk mesin habis terpakai.

Pihak prinsipal, seperti dilansir autonews (21/3) menyatakan, pemasok komponen di Jepang sudah mulai melanjutkan produksi. Tapi tetap akan ada jeda waktu kosong yang mengakibatkan produksi harus terhenti sesaat. "Untuk sementara ini, PSA Peugeot Citroen akan mengatur produksi dan meningkatkan efektivitas pelayanan ke dealer dan konsumen," ujar prinsipal.

Serikat perkerja di pabrik mesin grup PSA yang terkena dampak akan melakukan pertemuan, hari ini (22/3) guna menentukan langkah selanjutnya. "Pabrik perakitan akan mengatur ritme produksi dengan situasi yang ada dalam sepekan ini," tulis prinsipal.

Pihak PSA belum mengumumkan berapa kerugian dialami atau berapa unit mesin yang akan tertunda produksinya per hari dengan tertundanya pasokan komponen.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau