2011

BNI Targetkan Kredit Perikanan Rp 1,5 Triliun

Kompas.com - 22/03/2011, 10:58 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Bank Negara Indonesia berkomitmen mengucurkan kredit sektor perikanan dan kelautan sebesar Rp 1,5 triliun pada tahun 2011. Sektor kelautan dan perikanan dinilai potensial untuk dikembangkan.

Hal itu dikemukakan Direktur Utama Bank Negara Indonesia (BNI) Gatot Suwondo di Jakarta, Senin (21/3/2011).

Penyaluran kredit itu merupakan bentuk kerja sama BNI dan Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam penyediaan dan penggunaan jasa perbankan dan percepatan realisasi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) untuk kelautan dan perikanan pada bulan September 2010.

Total penyaluran kredit untuk sektor kelautan dan perikanan sampai bulan Februari 2011 mencapai Rp 1,44 triliun. Dari jumlah itu, kredit untuk usaha kecil berkisar Rp 486 miliar atau 33 persen dari total outstanding untuk diberikan kepada 5.430 nasabah.

Sejak September 2010, ujar Gatot, terjadi penambahan fasilitas kredit untuk sektor kelautan dan perikanan sebesar Rp 261,8 miliar untuk 1.238 debitor. Dari kreditor itu, 1.115 nasabah di antaranya mendapat kredit melalui pola KUR dan 123 nasabah non-KUR.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau