4 Cara Mencairkan Hubungan yang Kaku

Kompas.com - 22/03/2011, 11:44 WIB

KOMPAS.com — Saat menjalani masa pacaran atau bulan madu hubungan berpasangan terasa selalu menyenangkan. Namun, ketika hubungan sudah berlangsung lama, apalagi dengan kehadiran anak, tak sedikit pasangan yang merasakan hubungan menjadi kaku atau bahkan renggang. Jika tanda seperti ini sudah mulai dirasakan, saatnya melakukan perubahan. Anda dan pasangan perlu mengusahakan kembali intimasi dan kesenangan dalam menjalani hubungan.

Lontarkan humor
Tertawa adalah obat paling ampuh untuk mencairkan suasana yang kaku. Tertawa juga membuat tubuh Anda lebih relaks. Saat stres dan kelelahan melanda, candaan atau perilaku pasangan yang melucu bisa meredakan ketegangan. Anda dan pasangan perlu belajar menjadi sosok yang lebih humoris untuk mendapatkan suasana menyenangkan penuh tawa seperti ini. Suasana penuh tawa bisa diciptakan meski Anda atau pasangan bukan tipikal humoris. Misalnya dengan menonton film komedi atau melakukan permainan yang bisa memancing tawa. Lakukan kegiatan apa pun yang bisa memancing tawa bersama pasangan, maka Anda akan mendapatkan hubungan yang jauh lebih ringan dan menyenangkan.

Cobalah untuk relaks
Usahakan untuk tidak menanggapi berbagai hal dengan serius. Anda dan pasangan sudah cukup lelah bekerja seharian di kantor dan mengerjakan berbagai tugas di rumah, jadi cobalah relaks. Saat Anda dan pasangan berkomitmen untuk lebih santai menanggapi berbagai hal, suasana akan terasa lebih menyenangkan. Suasana positif ini akan memengaruhi kualitas hubungan. Anda atau pasangan tak perlu emosi jika rencana yang sudah disusun menjadi berantakan karena berbagai alasan. Misalnya, Anda sudah melakukan reservasi untuk makan malam bersama di restoran, tapi restoran lupa mencatat reservasi Anda. Usahakan untuk tidak menanggapi serius kondisi semacam ini. Santai saja, dan nikmati perubahan rencana yang terpaksa dilakukan.

Melakukan sesuatu hal yang baru
Lakukanlah kegiatan baru bersama pasangan. Jika Anda dan pasangan suka memasak, coba saja kelas memasak yang dilakukan berdua. Jika menggemari olahraga, pilih yoga untuk pasangan misalnya. Lakukan juga kegiatan yang baru, berdua dengan pasangan. Atau pergilah ke sebuah tempat yang belum pernah Anda kunjungi saat akhir pekan. Suasana beda dan baru ini akan menyegarkan kembali hubungan Anda dan pasangan.

Mengubah rutinitas
Syarat untuk menciptakan suasana menyenangkan bagi hubungan berpasangan adalah mau melakukan perubahan. Mencoba sesuatu yang baru hingga mengubah rutinitas hanyalah beberapa contoh saja. Upayakan untuk menciptakan kegiatan spontan bersama pasangan. Jangan melulu terpaku dengan jadwal rutin setiap hari yang membuat Anda dan pasangan menjadi robot. Lakukan aktivitas spontan yang melanggar aturan rutinitas Anda. Jika tak bisa spontan setiap hari, maka lakukan hal spontan seminggu sekali bersama pasangan. Bentuknya, terserah Anda, asalkan memenuhi syarat utamanya, yakni memecahkan rutinitas normal dan melakukan aktivitas spontan yang menyenangkan. Setelahnya, Anda dan pasangan kembali berenergi karena tak bosan dengan kegiatan yang sama setiap harinya. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau