Yogyakarta

Ratusan Rumah Terendam Lahar Dingin

Kompas.com - 22/03/2011, 19:34 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Ratusan rumah di sepanjang bantaran Sungai Code, Yogyakarta, terendam banjir lahar dingin, Selasa (22/3/2011) sore. Air sungai yang membelah kota Yogyakarta tersebut mulai meluap sekitar pukul 17.15 WIB. Akibatnya, ratusan rumah warga di Kampung Terban, Kotabaru, Jogoyudan, Prawirodirjan dan kampung-kampung yang berada di sepanjang Sungai Code terendam.

Ratusan warga pun terpaksa mengungsi ke rumah sanak keluarganya yang tidak terendam banjir lahar dingin. Sutarmi, warga Jogoyudan, mengatakan, rumahnya kembali terendam banjir lahar dingin. Padahal, ia baru saja selesai membersihkan lumpur dan pasir yang masuk ke rumahnya akibat banjir lahar dingin pada Sabtu (19/03-2011) malam lalu.

"Selama 2 hari kami membersihkan rumah dan baru saja selesai, sekarang sudah kebanjiran lagi. Kalau saya punya uang, saya pingin pindah saja" ujarnya.

Sementara itu, sejumlah warga dibantu Tim SAR terus memantau arus air di Sungai Code, khususnya di tempat-tempat pemukiman yang tanggulnya belum begitu tinggi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau