DENPASAR, KOMPAS.com — Dalam waktu yang hampir bersamaan, dua teror bom mengancam Bali, Selasa (22/3/2011) malam ini. Belum selesai tim Gegana menyisir sebuah mobil yang diduga berisi bahan peledak di Jalan Diponegoro, muncul teror lainnya di Jalan Tukad Yeh Aya, Denpasar.
Awalnya, sekitar pukul 20.00 Wita seorang pemilik bengkel di Jalan Tukad Yeh Aya bernama Made Joni melihat ada pengendara sepeda motor yang melemparkan sebuah tas kresek di depan bengkelnya.
"Selesai potong rambut, saya mau balik ke bengkel. Saya melihat ada pengendara sepeda motor di depan. Setelah ia pergi, ada bungkusan kantong plastik di depan bengkel," ujar Joni di lokasi kejadian. "Ada bungkusan mencurigakan, situasi seperti sekarang saya tidak berani gegabah," imbuhnya.
Joni kemudian melaporkan kejadian ini kepada polisi untuk segera ditindaklanjuti. Tak lama setelah melapor, tim Gegana Brimob Polda Bali tiba di lokasi kejadian. Setelah menyisir tas kresek mencurigakan ini, tim Jihandak langsung meledakkannya di tempat. Aksi tim Gegana ini menjadi tontonan ratusan warga di sekitar lokasi kejadian yang penasaran terhadap isi dari tas kresek tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang