Harga minyak dunia

Pertempuran Libya Lambungkan Minyak

Kompas.com - 23/03/2011, 07:37 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com — Harga minyak dunia naik pada Selasa (22/3/2011) waktu setempat karena pertempuran berkecamuk di Libya, eksportir  minyak mentah signifikan sebelum krisis saat ini.

Di New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman April ditutup pada 104 dollar AS per barrel, naik 1,67 dollar AS dari akhir perdagangan Senin. Di London minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Mei naik 74 sen menjadi 115,70 dollar AS setelah jatuh pada pagi hari karena aksi ambil untung.

Konflik di Libya terus menekan pasar setelah memaksa penutupan lebih dari tiga perempat produksi negara itu kira-kira 1,7 juta barel per hari.     

Pasukan koalisi terus menekan militer Moammar Khadafy untuk sebuah gencatan senjata, tetapi dengan sedikit tampak berakhir jelas. "Investor memperkirakan bahwa minyak Libya tidak akan kembali ke pasar dalam waktu dekat," kata Ong Yi Ling, analis investasi untuk Phillip Futures.     

Sementara itu lonjakan harga minyak baru-baru ini bisa mencukur setengah persentase poin dari pertumbuhan negara maju di dunia pada 2012, menurut studi oleh Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan yang dipublikasikan Selasa.

Dikatakan, jika kenaikan sebesar 25 dollar AS di harga minyak yang telah terjadi sejak awal tahun ini berlanjut. "Kegiatan dapat berkurang sekitar 0,5  persentase poin dalam wilayah OECD pada 2012 dan inflasi naik sebesar 0,75 persentase poin."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau