Listrik di seluruh ri

Dahlan: Tak Mungkin 100 Persen Dilistriki

Kompas.com - 23/03/2011, 08:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Direksi PT PLN terdahulu sempat menyebutkan bahwa saat PLN berulang tahun ke-75, atau tepatnya pada tahun 2020 nanti, seluruh Indonesia akan dialiri listrik 100 persen. Hal ini diingatkan kembali oleh anggota DPR Komisi VII Soetan Bathogana kepada Dirut PLN Dahlan Iskan di sela-sela Rapat Dengar Pendapat di DPR, Selasa (22/3/2011) sore.

Namun, Dahlan menanggapi hal tersebut sebagai sesuatu yang sulit untuk dicapai PLN. "Apa mungkin 100 persen listrik? Itu tidak mungkin, Amerika saja tidak 100 persen, masa Indonesia harus 100 persen," jelas Dahlan.

Adapun wacana PLN akan menjadi perusahaan world class, Dahlan pun menilai hal tersebut kurang mungkin karena keinginan masyarakat bukan PLN yang world class. "Yang diinginkan masyarakat itu listrik jangan sering-sering mati, kalau toh mati jangan lama, cuma itu aja," jelasnya.

Kinerja PLN tahun 2010, menurutnya, memang menunjukkan hal yang positif. Untuk penjualan tenaga listrik mencapai 147.297 giga watt hour (GWH). Produksi pun naik lebih dari penjualan dengan 169.785 GWH. Namun tidak semuanya hasil produksi sendiri, 46.308 GWH merupakan pembelian dan sewa.

Dari sisi pelanggan, PLN mencapai penambahan pelanggan sebesar 2,3 juta pelanggan, naik dari penambahan pelanggan tahun 2009 yang hanya 1,2 juta pelanggan. Sehingga pelanggan PLN menjadi 42,43 juta pelanggan tahun 2010.

Target 2011, PLN akan berusaha mencapai penjualan sebesar 162.708 GWH, di mana Jawa-Bali menjadi wilayah penjualan terbesar (125.468 GWH) dan Indonesa timur terkecil (12.600 GWH).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau