Lomba Wanita Wirausaha Memilih 9 Pemenang

Kompas.com - 23/03/2011, 11:59 WIB

KOMPAS.com - Lomba Wanita Wirausaha BNI-Femina 2010 segera mengumumkan sembilan pemenang dari tiga kategori pada puncak acara yang dinamakan Power Lunch, Jumat (25/3/2011) nanti.

Mengambil tema "Jatuh Bangun Wanita Pebisnis", puncak rangkaian kegiatan komunitas wanita wirausaha majalah Femina ini akan mempertemukan ratusan pebisnis perempuan dalam diskusi panel. Sekitar 250 wanita wirausaha akan diundang untuk berjejaring sekaligus menggali inspirasi dari panelis ternama. Pengusaha kosmetik Martha Tilaar, pengusaha fashion Anne Avantie, pengusaha kebun jati Santi Mia Sipan, dan Loemongga Haoemasan, pengusaha properti, akan berbagi proses mengenai jatuh bangun mendirikan bisnis yang kini meraih sukses.

"Rangkaian program wirausaha ini mencoba menjangkau sebanyak mungkin wanita wirausaha. Program ini berhasil menjangkau lebih dari 7.000 wanita wirausaha. Bahkan tujuh persen dari 7.000 wanita wirausaha ini sudah mengekspor produknya terutama mereka yang berasal dari Bali dan Yogyakarta. Sementara wanita wirausaha yang terjangkau melalui lomba kebanyakan pebisnis kelas menengah (0-Rp 500 juta), bukan skala mikro yang berbisnis untuk bisa bertahan hidup, ataupun skala menengah atas yang bisnisnya lebih dari satu milyar," kata Svida Alisjahbana, CEO Femina Group, saat temu media di gedung Femina, Jakarta, Selasa (22/3/2011) lalu.

Rangkaian program wirausaha Femina berjalan di 12 kota pada 2010 lalu. Kegiatannya meliputi workshop, seminar yang diikuti 200-300 wanita wirausaha per sesinya, lomba wanita wirausaha yang diikuti 387 peserta, kerjasama dengan berbagai instansi seperti Inacraft dan Ernst & Young, selain tentunya menghubungkan wanita wirausaha di berbagai kota melalui komunitas online dan jejaring sosial.

Sebagai acara puncak, Power Lunch digelar setiap tahun untuk memfasilitasi perempuan dalam membangun jejaring agar bisa mengembangkan usahanya. Program tak berakhir sampai di situ, karena pada Mei 2011 akan digelar bazar dan pameran. "Setiap kegiatan dirancang untuk membesarkan, memperkuat jaringan dan komunitas wanita wirausaha Indonesia," jelas Petty S Fatimah, Pemimpin Redaksi Majalah Femina.

Salah satu bentuk penguatan wanita wirausaha ini adalah penghargaan dan pengakuan atas prestasi bisnis dan kegigihan perempuan dalam berwirausaha. Lomba Wanita Wirausaha 2010 akan memilih tiga pemenang utama, tiga pemenang penghargaan, dan tiga pemenang kategori khusus seperti green entrepreneur, social entrepreneur, dan pemanfaat potensi lokal. Tak hanya itu, Femina juga bekerjasama dengan Inacraft untuk mencari 25 pemenang Femina Award Inacraft, untuk kemudian dipresentasikan dalam majalah. Sebagai kelanjutan program, Femina juga berkolaborasi dalam ajang Ernst & Young Entrepreneural Winning Program 2010.

"Ajang EY ini menyasar wanita wirausaha menengah atas. Kolaborasi yang dilakukan adalah mencari nominasi dari komunitas wanita wirausaha Femina untuk dinominasikan ke EY," jelas Petty.

Lengkap sudah program wirausaha mendorong wanita untuk memperkuat jejaring bisnisnya. Penghargaan menjadi salah satu ukuran pencapaian bagi wanita wirausaha yang terjaring oleh Femina dan BNI, pembuktian atas orisinalitas produknya, kekuatan pemasaran, kapasitas produksi yang bisa dipertanggungjawabkan, sejauhmana potensi dan pengembangan usahanya, tanpa mengabaikan kepedulian sosial dan lingkungan dalam berbisnis.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau