Libya

Koalisi Dukung Peran NATO

Kompas.com - 23/03/2011, 17:29 WIB
WASHINGTON, KOMPAS.com — Para pemimpin Amerika Serikat, Inggris, dan Perancis melakukan pembicaraan telepon yang menyepakati bahwa NATO harus mengambil peran utama dalam operasi militer di Libya. "Para pemimpin tersebut ... sepakat bahwa NATO harus memainkan peran utama dalam struktur komando pelaksanaan dan pemberlakuan wilayah larangan terbang terhadap Libya," kata Deputi Penasihat Keamanan Nasional untuk Komunikasi Strategis, Ben Rhodes.    

"Diskusi tentang itu masih berlangsung di Brussels dan sejumlah ibu kota negara, tetapi tentunya, dalam pembicaraan teleponnya Presiden Obama dan Presiden Nicolas Sarkozy serta Perdana Menteri David Cameron, sepakat bahwa NATO harus memainkan peran penting dalam upaya tersebut," katanya.    

Utusan Khusus Uni Eropa untuk Hubungan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan, Catherine Ashton, pada Selasa mengonfirmasi bahwa pembicaraan tentang hal itu tengah berlangsung.    

Sekretaris Jenderal NATO Anders Fogh Rasmussen mengatakan, NATO telah menyelesaikan perencanaannya terhadap wilayah larangan terbang dan embargo persenjataan terhadap Libya, dan seluruh anggota aliansi berkomitmen terhadap tanggung jawab mereka dalam kerangka resolusi Perserikatan Bangsa Bangsa guna menghentikan kekerasan yang tidak bisa ditoleransi terhadap warga Libya.     

Amerika Serikat memberlakukan sanksi sepihak terhadap 14 perusahaan Libya yang dimiliki oleh Perusahaan Minyak Nasional Libya, yang menjadi perusahaan minyak utama milik pemerintah dan pundi keuangan utama untuk rezim Khadafy.    

Dewan Keamanan PBB memberlakukan wilayah larangan terbang terhadap Libya, Jumat lalu, serta memperbolehkan segala tindakan yang diperlukan guna melindungi warga sipil Libya dari serangan pasukan Moammar Khadafy.    

Operasi Pengembaraan Fajar mencapai hari ketiganya dengan serangan udara terhadap sistem pertahanan udara Libya pada Senin. Televisi Pemerintah Libya melaporkan, sedikitnya 60 warga sipil tewas dan lebih dari 150 warga lainnya terluka akibat serangan itu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau