Fokus Nikah, Kido Absen di Sudirman Cup

Kompas.com - 23/03/2011, 17:33 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Juara Olimpiade Beijing 2008, Markis Kido, tidak akan mengikuti banyak turnamen tahun ini. Pasalnya, dia akan berkonsentrasi pada rencana pernikahannya.

"Setelah All England, saya hanya akan mengikuti Kejuaraan Asia," kata Kido yang ditemui seusai berlatih di Pelatnas Cipayung, Rabu (23/3/2011).

Menurut rencana, Kido akan menikahi tunangannya, Richa Sari Pawestri, pada Juli tahun ini. "Kalau mundur lagi, nanti saya ditinggal," selorohnya.

Karena ingin berkonsentrasi ke pernikahannya, Kido mengemukakan, lebih baik ia tidak tampil di kejuaraan dunia beregu campuran Piala Sudirman, Mei mendatang. Selain itu, cedera pada lutut kanan pasangannya, Hendra Setiawan, yang dialami saat membela Merah Putih di Asian Games pada November lalu, belum pulih.

"Kalau saya diminta main tentu saja bersedia, tetapi saya khawatir tidak maksimal karena sedang persiapan menikah, sementara kakinya Hendra juga belum pulih," tuturnya.

"Lebih baik kasih kesempatan kepada pemain yang lebih fokus (ke Piala Sudirman) saja," tambahnya.

Keinginan Kido menikah sangat didukung oleh ibunya, Yul Asteria Zakaria, yang kerap mendampingi putra-putrinya berlatih.

"Saya sudah mendapat banyak dari Kido. Uang, gelar juara, tinggal cucu saja yang belum," ujar Yul, yang mendambakan cucu perempuan dari Kido.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau