MAGELANG, KOMPAS.com — PT Pos Kota Magelang, Jawa Tengah, memperketat pengamanan menyusul maraknya bom paket belakangan ini. Pengirim diwajibkan mencantumkan identitas yang jelas sesuai kartu tanda penduduk (KTP). Perlakuan tersebut diharapkan mencegah pemalsuan nama dan alamat pengirim.
Pihak kantor pos juga memasang pengumuman yang menegaskan agar pengirim tidak mengirim barang pecah belah dan bahan yang ada unsur bahan peledaknya.
"Setiap pengirim paket kami minta untuk menunjukkan KTP dan mencantumkan nomor telepon yang bisa dihubungi. Pengirim juga diwajibkan menyebutkan isi paket," kata Manajer Sumber Daya Manusia dan Sarana PT Pos Magelang, Agus Sulistiyono, Kamis (24/3/2011).
Sejauh ini, kata Agus, belum ditemukan paket atau benda-benda yang mencurigakan. Aktivitas jasa pengiriman juga tetap lancar seperti biasa, dengan sekitar 100 pelanggan per hari.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang