Toisutta-Arifin Siap Menang, Siap Kalah

Kompas.com - 24/03/2011, 22:14 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Arifin Panigoro dan George Toisutta kembali menyatakan maju dalam Kongres Pemilihan Ketua Umum PSSI periode 2011-2015. Mereka menyatakan siap menerima keputusan apa pun seandainya kalah dalam kongres yang digelar pada 29 April itu.

Pernyataan itu disampaikan Toisutta saat hadir dalam rapat konsolidasi Komite Penyelamatan Persepakbolaan Nasional (KPPN) di Hotel Gran Melia, Kamis (24/3/2011). Dalam rapat tersebut, kata Toisutta, para peserta menanyakan kesiapan dirinya dan Arifin Panigoro untuk maju dalam Kongres Pemilihan Ketua Umum PSSI.

"Mereka menanyakan kesiapan kami untuk maju. Saya jawab sudah telanjur basah," jelas Toisutta. "Saya taat asas. Arifin tidak mungkin menjadi bos Medco Group. Kalah-menang tidak masalah. Yang penting PSSI bisa berubah," jawab Toisutta saat ditanya apakah legowo bila kalah dalam kongres mendatang.

Arifin dan Toisutta sebetulnya sudah mendaftarkan menjadi calon Ketua Umum PSSI. Namun, nama mereka tidak lolos verifikasi Komite Pemilihan. Hanya Nurdin Halid dan Nirwan Bakrie yang lolos verifikasi. Namun, akhirnya keempat calon tersebut digugurkan oleh Komite Banding.

Kekisruhan tersebut mengundang perhatian Presiden FIFA, Sepp Blatter. Dia meminta Kongres PSSI diselenggarakan pada 26 Maret dan 29 April. Selain itu, dia juga meminta Kongres PSSI untuk menghormati keputusan Komite Banding.

Terkait hal itu, Toisutta mengatakan, "Organisasi tidak bisa diwakilkan oleh orang per orang. Ibu Rita Subowo (Ketua KONI) sudah bertemu langsung dengan Blatter sehingga dia yang tahu penjelasan lengkapnya."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau