JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan pemain tim nasional, Nasir Salassa, menilai, sangat tidak masuk akal jika George Toisutta harus dijegal sebagai ketua umum PSSI periode 2011-2015. Sebab, menurutnya, Toisutta sosok yang layak menggantikan Nurdin Halid.
Sejumlah kalangan memang mengendus PSSI berusaha mempertahankan status quo. Dugaan itu muncul mulai dari Peraturan Organisasi (PO) yang dinilai akal-akalan hingga perubahan komposisi suara.
"Kalau ada yang menjegal TNI, sangat tidak masuk akal," kata Nasir kepada wartawan, Jumat (25/3/2011).
Mengingat Toisutta merupakan pejabat TNI, Nasir menilai, Toisutta sosok yang tepat sebagi ketua umum PSSI. Mantan pemain tim nasional periode 1980-1990 itu mengaku yakin Toisutta bisa membangkitkan persepakbolaan Indonesia.
"Petinggi-petinggi dari ketua umum yang terdahulu bekas dari TNI dan berhasil. Sejarah membuktikan bahwa Marsekal Madya Kardono, Laksamana Ali Sadikin, dan Brigjen Bardosono berhasil semua. Sejarah membuktikan. Kenapa tidak diberi kesempatan kepada Pak George?" kata Nasir tegas.
Pada kesempata itu, Nasir juga mengimbau kepada para pemilik hak suara menggunakan hati nuraninya memilih pengurus PSSI yang benar-benar mempunyai tujuan memperbaiki sepak bola nasional.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang