Kitaro Akan Mainkan Bengawan Solo?

Kompas.com - 25/03/2011, 20:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Musisi jenius dunia asal Jepang, Kitaro, ternyata pernah memainkan lagu "Bengawan Solo" karya mendiang komposer dan pencipta lagu Gesang.

"Dia pernah memainkan lagu 'Bengawan Solo' saat konser di Jepang," kata Promotor Velvet Production Triadi Noor kepada Kompas.com di Menara 165, Cilandak, Jakarta, Jumat (25/3/2011).

Mengenai akankah lagu itu dibawakan Kitaro pada konsernya "The Silk Road-East & West" di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, pada 7 April 2011 nanti, Triadi belum bisa memastikan.

Menurut Triadi, gagasan tersebut sudah disampaikan kepada Kitaro. Namun, ia kelihatannya ragu karena lisensi "Bengawan Solo" tergolong mahal di Jepang, kemungkinan juga berlaku di Indonesia. "Jadi, dia lebih suka membawa lagu sendiri. Masih mempelajari kemungkinan," lanjutnya.

Mengenai kelompok musik pendukung, Triadi mengaku masih berkoordinasi dengan Kitaro. Ada usul menampilkan juga kelompok Gamelan (Karawitan Jawa). "Saya sendiri usul Dwiki Dharmawan dan Balawan. Sayang, Balawan masih di Amerika Serikat. Kemungkinan Dwiki, karena dia selain musisi muda juga virtuoso," katanya.

Saat ini, kata dia, kemungkinan-kemungkinan itu masih dibicarakan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau