Kecelakaan motogp

Rehabilitasi, Bautista Pulang ke Spanyol

Kompas.com - 25/03/2011, 21:56 WIB

KOMPAS.com - Pebalap Suzuki, Alvaro Bautista, sudah kembali ke Spanyol untuk memulai proses rehabilitasi. Bautista mengalami kecelakaan pada sesi latihan MotoGP di Qatar akhir pekan lalu, sehingga dia harus menjalani perawatan intensif dan gagal tampil pada seri perdana tersebut.

Pebalap Spanyol ini mengalami patah tulang paha kiri saat kecelakaan di Sirkuit Losail pada latihan hari Jumat (18/3/11). Dia kemudian menjalani operasi untuk memasang sebuah pin metal ke dalam tulangnya.

Meskipun operasi berlangsung sukses, tetapi Bautista mengalami beberapa cedera kecil yang berkembang menjadi Compartmental Syndrome. Ini terjadi ketika otot-ototnya mengalami tekanan, yang kemudian bisa berkembang menjadi tingkat yang lebih berbahaya. Hal ini dapat mengurangi aliran darah, yang mencegah makanan dan oksigen mencapai sel otot dan menghambat proses penyembuhan.

Sebagai konsekuensi, Bautista harus menjalani operasi kedua untuk melepas sebuah potongan di kakinya, sehingga tekanannya berkurang. Lukanya tersebut dibiarkan terbuka, lalu dia dipindahkan ke Madrid untuk menjalani perawatan selanjutnya. Bautista diperiksa oleh dokter setibanya di Spanyol dan menjalani operasi lain untuk menutup luka.

Suzuki mengonfirmasi, semua prosedur berlangsung sukses, dan tekanan sekitar lukanya sudah berkurang. Ini memungkinkan Bautista melakukan beberapa langkah sementara pada hari Kamis.

Sejauh ini, tak ada kepastian kapan Bautista akan kembali. Sebagai pengganti posisinya di arena MotoGP, Suzuki telah menunjuk John Hopkins untuk menjadi pebalapnya pada seri kedua di Jerez, Spanyol, 1-3 April mendatang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau