FIFA-AFC Hadir, Kongres Diharapkan Sesuai Aturan

Kompas.com - 26/03/2011, 12:33 WIB

PEKANBARU, KOMPAS.com - Perwakilan dari Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) dan Badan Sepak Bola Asia (AFC) akan menghadiri kongres pemilihan Komite Pemilihan dan Komite Banding PSSI di Pekanbaru, Riau, Sabtu (26/3/2011) malam.

Diharapkan, datangnya kedua perwakilan tadi dapat menjadi pengawas yang baik agar kongres berjalan sesuai aturan. Utusan FIFA dipercayakan pada Anggota Komite Asosiasinya, Frank van Hattum. Sementara AFC mengirim Sekretaris Jenderalnya, Alex Soosay. Mereka dijadwalkan tiba di Pekanbaru pada Sabtu siang ini.

"Kedua orang itu adalah orang baru dan belum teracuni PSSI," kata Tondo Widodo, mantan pengurus PSSI, saat dihubungi wartawan, Sabtu (26/3).

"Kami berharap orang dari FIFA dan AFC bisa menjadi pengawas kongres, sehingga kongres benar-benar berjalan sesuai Standar Electoral Code FIFA," sambung Tondo.

Masalah Peraturan Organisasi (PO) menjadi bahan perdebatan menjelang kongres kali ini. Kabarnya, PO ini tidak disetujui FIFA karena isinya tidak sesuai dengan Standar Electoral Code FIFA. Tondo mengatakan, banyak kejanggalan dalam PO tersebut.

"Tidak ada aturannya kalau Ketua Umum atau Sekretaris Pengprov atau Klub tidak hadir, suaranya akan gugur. Di Statuta PSSI juga tidak ada," lanjut Tondo.

Kontroversi lain dalam PO adalah calon anggota Komite Pemilihan dan Komite Banding harus didukung minimal lima suara. "Saya kira ini hanya modifikasi Nugraha Besoes (Sekretaris Jenderal PSSI, Red)."

Rencananya kongres nanti akan dimulai pukul 19.30 dan dibuka oleh Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid. Adapun pagi hingga sore nanti para pemilik hak suara akan melakukan registrasi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau