Sidang abu bakar ba'asyir

Enam Saksi Inginkan Ba'asyir Hadir

Kompas.com - 28/03/2011, 09:55 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebanyak enam orang saksi yang akan memberikan keterangan dalam sidang terdakwa terorisme, Abu Bakar Ba'asyir, Senin (28/3/2011), menghendaki Amir Jamaah Anshorut Tauhid itu hadir dalam ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Keenam saksi tersebut menyatakan sikapnya itu saat ditanya majelis hakim secara bersamaan di awal persidangan.

Seperti diberitakan, Ba'asyir sering kali walk out atau tidak menghadiri sidang karena menolak proses persidangan, seperti menolak pemeriksaan saksi melalui telekonferensi. Namun, pada hari ini Ba'asyir tampak hadir.

"Kalau saksi hadir dan minta saya hadir, saya akan hadir. Saya ingin tahu saksi ngomong apa, keterangannya bagaimana," ujar Ba'asyir sebelum persidangan dimulai.

Keenam saksi yang akan diperiksa hari ini adalah Joko Daryono, Abdullah Sonata, Bayu Seno, Pandu Wicaksono, Abdullah Alkatiri, dan Abdul Rohim. Berdasarkan pengamatan Kompas.com, seperti pada sidang sebelumnya, Ba'asyir tidak didampingi tim kuasa hukumnya. Kursi yang seharusnya ditempati tim kuasa hukum Ba'asyir tampak kosong.

Abu Bakar Ba'asyir dijerat tujuh dakwaan berlapis oleh jaksa penuntut umum karena dinilai mengetahui, merencanakan, mengatur, dan mendanai aksi pelatihan militer terkait terorisme di Pegunungan Jantho, Aceh Besar. Atas perbuatannya, dia terancam hukuman seumur hidup atau hukuman mati.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau