Mou Remehkan Ligue 1

Kompas.com - 29/03/2011, 04:30 WIB

MADRID, KOMPAS.com - Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, menilai Ligue 1 tidak sekelas Premier League, Serie A, dan Liga BBVA. Itulah alasan dirinya kenapa tak hijrah ke Perancis setelah mengakhiri karier di Chelsea.

Mou memang sempat mendapat tawaran untuk melatih klub Perancis, Paris Saint Germain, pada tahun 2007. Tawaran datang setelah dirinya memutuskan hubungan dengan Chelsea. Namun, Mou menolak karena merasa Ligue 1 bukanlah liga dengan level atas.

"Saya tidak tahu (kenapa menolak PSG). Mungkin karena perasaan bahwa Inggris, Spanyol, atau Italia adalah liga yang lebih kuat. Kita harus membuat sebagian tahun terbaik dalam karier kita dengan bekerja di level tertinggi," umbarnya kepada l'Equipe.

Selain menolak PSG, Mou juga menegaskan bahwa dirinya juga tidak menerima tawaran Federasi Sepak Bola Inggris (FA) yang menawarinya jabatan manajer timnas Inggris. Alasannya manajer timnas bukanlah pekerjaan yang tepat untuk dirinya.

Namun, pernyataan Mou ini langsung dibantah oleh pihak FA yang menegaskan mereka sudah sejak lama membidik Fabio Capello sebagai calon manajer Inggris.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau