GRESIK, KOMPAS.com — Selain akibat luapan Kali Lamong, kemacetan jalur poros utama Surabaya-Tuban semakin parah dengan tergulingnya truk gandeng dengan nomor polisi N 9205 UY di Tebaloan, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik, Jawa Timur, Selasa (29/3/2011) pukul 00.00.
Truk yang dikemudikan Supiin itu mengangkut minuman dalam kemasan dari Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, menuju Tegal, Jawa Tengah. Akibatnya, sejumlah kendaraan lain tertahan.
Truk pengangkut sepeda motor yang dikemudikan Marlan tertahan sejak pukul 01.00 dini hari. Begitu pula truk pengangkut pakan ternak yang hendak ke Jawa Barat. Hingga pukul 11.00, truk tersebut belum bisa ditarik. Semula truk akan ditarik dengan forklift, tetapi gagal. ”Kami datangkan crane,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Gresik Ajun Komisaris Satria Permana.
Di kawasan Duduksampeyan masih ada genangan meskipun tidak sebesar sebelumnya. Untuk memperlancar arus lalu lintas, arus dari Surabaya dialihkan ke jalur Daendels atau lewat Krian, Mojokerto. Namun, di jalur Daendels juga terjadi kemacetan mulai keluar tol Manyar hingga jembatan Sembayat, Bungah.
Dari arah Tuban terjadi kemacetan di jalur Daendels mulai Sidayu. Kemacetan itu terjadi akibat penyempitan jalan karena perbaikan jembatan Sembayat. Arus kendaraan diatur bergantian.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang