DENPASAR, KOMPAS.com — Pasca-penemuan kasus flu burung di tiga wilayah, yakni Denpasar, Badung, dan Tabanan, Dinas Peternakan Denpasar mulai meningkatkan pengawasan terhadap lalu lintas unggas yang akan masuk Ibu Kota Provinsi Bali ini.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah memeriksa mobil pembawa unggas di pintu-pintu masuk Denpasar. ”Januari sudah kami lakukan penyemprotan, cuma sekarang lebih intensifkan di Ida Bagus Mantra, Penatih, Cokroaminoto, Gunung Agung, dan semua pintu masuk,” kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan Kota Denpasar I Gusti Ayu Astriwati di sela-sela pemeriksaan, Selasa (29/3/2011).
Dalam pemeriksaan di Jalan Ida Bagus Mantra, Denpasar, ini, seluruh mobil pembawa unggas, khususnya ayam, yang akan menuju Denpasar dihentikan dan seluruh unggas disemprot dengan cairan disinfektan. ”Paling tidak bisa menekan kasus penyakit dengan menyebarkan disinfektan supaya virus yang ada di sana tidak berkembang,” kata Astriwati.
Tak hanya ayam yang diperiksa, pengemudi mobil juga diminta menunjukkan surat kesehatan yang menyatakan ayam-ayam ini bebas penyakit. Bagi yang tidak bisa menunjukkan, petugas Dinas Peternakan menahan KIR milik pengusaha ayam tersebut. ”Kami minta pemiliknya yang ambil KIR ini dan akan dibina,” tutur Astriwati.
Dari pemeriksaan yang dilakukan terhadap sejumlah mobil pembawa unggas siang tadi, petugas tidak menemukan adanya ayam yang tidak sehat atau mati sehingga cukup disemprot disinfektan saja.
Ketakutan terhadap munculnya wabah flu burung di Denpasar terjadi setelah ditemukannya delapan ayam mati mendadak pada 10-11 Maret lalu di Banjar Biyu, Peguyangan.
Setelah diperiksa menggunakan rapid test, ayam-ayam mati tersebut positif mengidap flu burung. Sampai saat ini belum ditemukan kasus penularan flu burung pada manusia di Bali sejak wabah ini merebak terakhir kali tahun 2009 silam.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang