Kasus narkoba

Kembalinya Putri ke Rutan Tergantung Dokter

Kompas.com - 29/03/2011, 14:23 WIB

JAKARTA-KOMPAS.com — Tidak ada perlakuan istimewa terhadap Putri Aryanti Haryowibowo (20) terkait kasus penyalahgunaan narkoba. Saat ini Putri sedang dirawat di Rumah Sakit Raden Said Sukanto Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Penegasan ini disampaikan Kapolda Metro Jaya Irjen Sutarman, Selasa (29/3/2011), saat ditemui seusai acara tatap muka dengan Babinkamtibmas di Mapolda Metro Jaya.

"Saya kira tidak ada yang istimewa. Pembantaran yang dilakukan Ditnarkoba karena sakit. Siapa pun yang sakit akan kami bantarkan karena siapa pun yang terkena narkoba akan terkena ketergantungan fisik dan psikis yang perlu pengobatan dan perawatan," ujarnya.

Sutarman mengatakan, keputusan membawa kembali Putri ke rumah tahanan tergantung dokter rumah sakit yang menentukan kalau pasiennya sudah sembuh.

"Itu diserahkan oleh dokter rumah sakit. Kalau dokter sudah menentukan sembuh, harus diantarkan ke rumah tahanan lagi," ujarnya.

Seperti diberitakan, berdasarkan hasil pemeriksaan tim dokter dan kesehatan Polda Metro Jaya, Putri dilarikan ke RS Polri Kramat Jati karena menderita penyakit radang tenggorokan akut.

Sebelumnya, cicit mantan Presiden Soeharto ini ditangkap saat sedang memakai narkoba jenis sabu oleh Satuan Reserse Narkoba Polda Metro Jaya di sebuah kamar di Hotel Maharani, Mampang, Jakarta Selatan. Saat ditangkap, Putri bersama seseorang berinisial GN dan ES. Salah seorang di antaranya merupakan perwira menengah berpangkat AKBP di Mabes Polri.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau