Pameran pendidikan

AS Ingin Perbanyak Pelajar Indonesia

Kompas.com - 29/03/2011, 19:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Amerika Serikat (AS) akan berusaha meningkatkan jumlah pelajar Indonesia untuk studi di negara Paman Sam tersebut. Salah satunya dengan mengadakan pameran pendidikan yang akan diikuti 55 sekolah dan lebih dari 75 universitas dan akademi di sejumlah kota besar, seperti Jakarta, Surabaya, dan Medan.

"Pasar Indonesia bagi industri pendidikan signifikan, tapi juga mungkin lebih signifikan. Saat ini, ada hampir 7000 pelajar Indonesia yang mendapatkan gelarnya (di AS)," jelas Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Scot A Marciel, di Jakarta, Selasa (29/3/2011).

Menurutnya, jumlah pelajar Indonesia di AS seharusnya bisa mencapai 15.000 orang. Sebagai salah satu upaya mencapai jumlah tersebut, AS akan menggelar pameran pendidikan yang sedianya akan digelar pada 3 April 2011 di Ballroom Sampoerna Strategic Square, Sudirman.

"Alasan utama kami ingin meningkatkan jumlah pelajar Indonesia ke AS karena pelajar dari kedua negara dapat mempelajari Indonesia. Ini merupakan jalan terbaik bagi mereka yang mencari pemahaman (akan AS)," jelasnya, yang juga menyebutkan terjadi penurunan jumlah pelajar Indonesia dalam 10 tahun terakhir.

Selain itu, Scot juga menyebutkan, akan ada pertemuan dengan Menteri Pendidikan Mohammad Nuh, Putera Sampoerna, dan sejumlah delegasi, sebagai rangkaian kedatangan delegasi Under Secretary of Commerce for International Trade Francisco J Sanchez ke Indonesia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau