Perkantoran Central Park Terjual 100.000 m2 Kuartal I-2011

Kompas.com - 29/03/2011, 19:57 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Penjualan properti khususnya ruang perkantoran sepanjang kuartal pertama milik PT Agung Podomoro Land Tbk tahun ini masih tinggi. "Permintaan yang tinggi tahun ini sudah terlihat sejak akhir tahun 2010 lalu," kata Direktur Marketing Agung Podomoro Land Tbk (APL) Indra Wijaya Antono, Senin (28/3).

Tahun ini APL memiliki dua lokasi perkantoran yang dipasarkan. Pertama di Central Park dan kedua di Kuningan City. Menurut Indra penjualan perkantoran di Central Park pada kuartal pertama ini mencapai 10.000 meter persegi (m2). "Perkantoran di Central Park ini masih baru dibangun, tapi sudah terjual laris, ini di luar dugaan kami," imbuhnya.

Sementara itu di Kuningan City, penjualan perkantoran pada kuartal pertama tahun ini mencapai 10.000 m2 atau lebih rendah dari kuartal pertama tahun 2010 sebanyak 15.000 m2. Hal itu disebabkan perkantoran di situ sudah mulai habis terjual.

Indra menjelaskan, faktor peningkatan permintaan ini adalah karena perekonomian Indonesia yang stabil. "Sekarang banyak perusahaan besar yang masuk ke Indonesia sehingga membutuhkan banyak kantor," terangnya.

Sementara itu, penjualan di sektor residensial mencapai 1.500 unit pada kuartal pertama tahun 2011. Penjualan residensial ini meningkat 11% dari kuartal pertama 2010 sebesar 1.335 unit. Peningkatan penjualan ini disebabkan karena bunga perbankan yang relatif statis dan lokasi residensial yang dibangun APL cukup strategis bagi masyarakat perkotaan. (Noverius Laoli/KONTAN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau