Kecelakaan Motor dan Sepeda, Satu Tewas

Kompas.com - 29/03/2011, 21:10 WIB

BOYOLALI, KOMPAS.com — Kecelakaan lalu lintas terjadi antara sepeda ontel, motor, dan truk di Jalan Raya Solo-Semarang, tepatnya di Desa Kuwiran, Banyudono, Boyolali, Selasa. Satu orang tewas akibat tergilas truk.

Korban tewas di lokasi kejadian adalah pemboceng sepeda motor dengan nomor polisi D 2782 YD, Siswati (40), warga Gatak, Desa Brajan, Kecamatan Mojosongo, Boyolali.

Menurut Kepala Satlantas Polres Boyolali Ajun Komisaris Sugandi melalui Kanitlaka Inspektur Dua Arifin, kecelakaan lalu lintas antara sepeda ontel, motor dan truk tersebut terjadi di Jalan Solo-Semarang di Desa Kuwiran, sekitar pukul 06.15.

Menurut Kanitlaka, korban tewas di tempat kejadian karena mengalami luka parah di bagian kepala yang diduga terlindas ban truk saat dia terjatuh dari motornya, sedangkan pengendara sepeda ontel, Masudah (35), warga setempat, mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSU Banyudono.

Peristiwa tersebut berawal dari korban yang diboncengkan sepeda motor Nopol AD 2782 YD oleh rekan kerja satu pabrik, Tri Daryati (26), warga Brajan, dari arah timur (Solo) ke barat (Boyolali Kota).

Keduanya setibanya lokasi kejadian, Tri Daryati bermaksud mendahului sepeda ontel yang dinaiki Masudah. Akan tetapi, sepeda motor itu menyenggol sepeda ontel dan Masudah terjatuh tersungkur ke tepi jalan.

Pengendara sepeda motor juga terjatuh, bahkan korban sempat terseret sejauh sekitar 10 meter.

Namun, pengemudi Tri Daryati saat terjatuh dari motornya di sisi kiri jalan, tetapi korban terlempar ke kanan atau di badan jalan.

Pada waktu bersamaan melintas dari arah timur sebuah truk, dan langsung melindas korban hingga tewas seketika.

Menurut dia, pihaknya langsung datang ke lokasi kejadian perkara untuk pemeriksaan kecelakaan tersebut.

Polisi langsung mengejar truk yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut dengan mengamankan sebuah truk boks pos nopol H 1301 QG yang dikemudiakan Djoko Masusiyanto, warga Perum Gentan Baki Sukoharjo.

Namun, kata dia, dari hasil pemeriksaan sementara pengemudi truk tersebut tidak merasa melindas korban.

Selain itu, dari pemeriksaan roda truk yang diamankan juga tidak ditemukan bekas darah korban.

Menurut Kasatlantas Ajun Komisaris Sugandi, pihaknya masih menyelidiki dan mengungkap identitas truk yang terlibat kecelakaan tersebut.

"Kami masih melakukan penyelidikan karena pengemudi truk mengaku di belakang kendaraan yang dikemudikan juga ada truk melaju cepat," kata Kasatlantas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau