KOMPAS.com — Fernando Alonso mengatakan, performa Ferrari pada seri pembuka Formula 1 (F1) 2011 di Sirkuit Albert Park, Australia, akhir pekan lalu, bukanlah sebuah bencana. Pasalnya, GP Australia baru seri pembuka dan mereka juga berhasil meraih poin meskipun tidak maksimal.
Sebenarnya Ferrari datang ke Melbourne sebagai salah satu tim favorit untuk bertarung memperebutkan podium nomor satu. Akan tetapi, kenyataannya sangat berbeda karena "Scuderia" justru loyo dan skuad "Kuda Jingkrak" tersebut tak mampu bersaing dengan tim berlambang banteng, Red Bull Racing yang akhirnya jadi pemenang lewat juara dunia Sebastian Vettel serta tim McLaren yang finis di posisi dua.
Dalam balapan tersebut, Alonso harus puas finis di posisi empat karena dia juga masih kalah dari pebalap Renault, Vitaly Petrov. Tentu saja ini merupakan start yang buruk bagi skuad Italia tersebut.
Namun, Alonso menyatakan, hasil tersebut takkan menimbulkan bencana bagi Ferrari. Juara dunia 2005 dan 2006 tersebut juga meyakinkan bahwa Ferrari cukup kompetitif dan bisa lebih dekat dengan peluang naik podium, seandainya melakukan start dengan baik.
"Itu bukanlah start yang kami semua inginkan, tetapi tidak juga terlalu mencemaskan," ujar Alonso. "Saya sudah mengatakannya di trek: 12 poin tidak terlalu rendah dibandingkan dengan kompetisi tahun lalu dan dua rival finis di belakang saya," katanya menambahkan.
"Karena itu, secara keseluruhan, GP Australia tidak bisa disebut sebagai sebuah bencana. Tentu saja, di kualifikasi kami sangat jauh dari pebalap Red Bull, Vettel, dan McLaren, Hamilton, tetapi saat balapan situasinya berubah—mungkin tidak usah dibandingkan dengan Sebastian, tetapi tentu saja dengan pebalap yang lain," ujarnya.
"Start cukup menyedihkan. Jika saya tidak melorot ke urutan sembilan pada lap pertama, saya mungkin bisa bertarung untuk finis dua strip di bawah podium," katanya menambahkan.
Alonso yakin, pada seri kedua di Malaysia, 10 April mendatang, Ferrari sudah bisa lebih baik. Selain sudah bisa mengenal karakter ban Pirelli, yang dinilai sebagai salah satu faktor yang menyulitkan, Sirkuit Sepang juga punya karakter yang sangat berbeda dengan Albert Park, yang semi-jalan raya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang