JAKARTA, KOMPAS.com - Pengembang properti terkemuka, Agung Podomoro Land mengembangkan area khusus untuk mengelola sampah-sampah organik di sekitar kawasan superblok yang dikembangkannya karena memahami pentingnya kepedulian terhadap lingkungan.
Berlokasi di kawasan Superblok Podomoro City, area Green Waste diresmikan oleh Yayasan Agung Podomoro Land pada Selasa (29/3/11). Hadir pada acara peresmian, Maria Trihatma, Ketua Yayasan Agung Podomoro Land didampingi Handaka Santosa, Wakil Ketua Yayasan Agung Podomoro Land.
”Kami menyadari bahwa kita semua harus berperan aktif dan turut melakukan upaya untuk mengurangi efek Pemanasan Global. Berbagai upaya dilakukan oleh Agung Podomoro Land selaku pengembang properti, untuk menciptakan lingkungan tempat tinggal yang lebih baik. Salah satunya adalah dengan mengadakan area khusus Green Waste di Superblok Podomoro City,” ujar Maria.
Maria menjelaskan, area Green Waste mengelola hasil produksi sampah organik dari 10 tower apartemen (sekitar 6.000 unit) yang terdapat di Superblok Podomoro City, hingga menjadi pupuk kompos yang ramah lingkungan.
Menurut Maria, hal ini sesuai dengan UU Nomor 18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah, Pasal 12 ayat (1) dan Pasal 13, yaitu ”Setiap orang dalam pengelolaan sampah RT dan sampah sejenis sampah RT, wajib mengurangi dan menangani sampah dengan cara yang berwawasan lingkungan. Pengelola kawasan permukiman, kawasan komersial, kawasan industri, kawasan khusus, fasilitas umum, fasilitas sosial, dan fasilitas lainnya wajib menyediakan fasilitas pemilahan sampah.
"Kami berharap, upaya yang kami lakukan ini dapat memotivasi masyarakat untuk turut menjaga lingkungan sekitarnya, dan melakukan daur ulang sampah,” papar Maria.
”Pengadaan area Green Waste merupakan salah satu bentuk kegiatan Corporate Social Responsibilities (CSR) yang secara konsisten dilakukan oleh Agung Podomoro Land. Berbagai kegiatan CSR terus kami lakukan, agar kita semua dapat bersama – sama dapat menyediakan lingkungan yang lebih baik untuk anak cucu kita,” tambah Handaka Santosa.
Di kawasan komersial Super Block Podomoro City, khususnya residensial, pengelolaan sampah dengan pakem di atas telah direalisasikan, dengan cara-cara yang sangat berwawasan lingkungan dan sekaligus berwawasan sosial.
Sampah rumah tangga yang saat ini diproduksi oleh 10 tower apartemen (sekitar 6.000 unit) tidak ada satupun yang dibuang ke TPA. Sampah anorganic (seperti botol-botol plastik PET/HDPE, kantong plastik dll) dipilah oleh para rekanan pemulung dan dijual kepada pengepul yang menghasilkan uang bagi mereka.
Sedangkan sisanya berupa sampah sisa makanan/bahan makanan, dan daun-daun diolah 100 persen menjadi kompos ramah lingkungan, tanpa zat kimia tambahan. Kompos organik hasil olahan Green Waste, kemudian dipakai untuk menyuburkan kawasan Superblok Podomoro City.
Area Green Waste merupakan hasil kerja sama Yayasan Agung Podomoro Land dengan PT Prima Buana Internusa selaku Pengelola kawasan Superblok Podomoro City dengan melibatkan Para Pemulung.
Melalui kegiatan CSR ini, ibarat sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau tercapai. Selain dapat memecahkan masalah sosial, yaitu menciptakan lowongan kerja bagi para pemulung, Area Green Waste juga menghasilkan kompos organik siap pakai. Nilai ekonomis lainnya, lingkungan sekitar menjadi bertambah hijau dengan adanya tanaman cabe/terong yang berbuah lebat di sekeliling Area Green Waste, yang kini telah menjadi konsumsi karyawan dan masyarakat sekitar.
PT Agung Podomoro Land Tbk. memiliki 11 (sebelas) proyek properti di Jakarta, Bandung dan Karawang. Berbekal 40 tahun pengalaman sebagai bagian dari Agung Podomoro Grup, Agung Podomoro Land mempunyai landasan yang kuat untuk menjadi pengembang terdepan dalam menggarap pasar properti di Indonesia.
"Dalam 10 (sepuluh) tahun terakhir, Agung Podomoro telah menyelesaikan 50 proyek properti, mayoritas ditujukan kepada segmen masyarakat kelas menengah, dengan kisaran projek mulai dari low cost apartment hingga high end apartment di bilangan Jakarta Selatan, high end dan neighbourhood mall, shop houses, hotel dan office tower," kata Corporate Secretary PT Agung Podomoro Land, Prisca Batubara.
Dengan motto untuk menjadi bagian dari masa depan para investor dan pembeli, dan memberikan gaya hidup yang penuh harmoni, Agung Podomoro Land berkeyakinan akan dapat terus berkembang pesat di Indonesia ini, dimana pengetahuan lokal bertemu standar internasional. (*/KSP)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang