Belanja Kosmetik Online Lebih Memudahkan

Kompas.com - 01/04/2011, 11:33 WIB

KOMPAS.com - Kosmetik dekoratif dan perawatan tubuh selalu ada dalam daftar kebutuhan rutin bulanan perempuan. Kebutuhan wajib ini selalu dibeli rutin setiap bulan di berbagai jenis pertokoan. Kini, pengguna kosmetik tak harus antri di toko konvensional, atau berpindah dari satu toko ke toko lain untuk mencari kebutuhan perawatan tubuh. Pasalnya, portal belanja online khusus kosmetika memberikan solusi belanja yang praktis dan memudahkan.

Mustika Ratu dengan berbagai produk kecantikannya melirik model belanja kosmetika online ini. Presiden Direktur PT Mustika Ratu, Puteri Kuswisnuwardhani, mengatakan bahwa belanja kosmetik online memberikan solusi dari kesulitan konsumen dalam mencari dan membeli produk yang dibutuhkan. Perusahaan jamu dan kosmetika ini menggandeng penyedia jasa e-commerce PT Izumiya International dalam mengoperasionalkan toko online KosmetikCantik.com.

"Ketersediaan produk di toko konvensional pada waktu tertentu bisa terbatas, sehingga apa yang dibutuhkan konsumen tidak didapatkan di toko. Dengan belanja online, konsumen bisa membeli produk apa saja, kapan saja, dan di mana saja," jelas Putri, usai peluncuran KosmetikCantik.com di Taman Sari Royal Heritage Spa, Jakarta, Kamis (31/3/2011) lalu.

Belanja online, menurut Putri, tak hanya memudahkan pengguna namun juga perusahaan dalam menjual produk yang tepat sasaran.

"Produk Puteri dari Mustika Ratu menyasar anak remaja. Kini remaja akrab dengan internet dan jejaring sosial. Jadi toko online ini akan lebih mudah masuk dalam dunia mereka," lanjutnya.

Meski begitu, sejak tiga bulan beroperasi toko online ini lebih banyak menggaet kaum ibu dalam berbelanja. Jumlah pengunjung toko ini rata-rata mencapai 500-700 visitor per bulannya. Survei Nielsen Global menunjukkan bahwa penggunaan layanan belanja online di Indonesia meningkat tiga tahun terakhir. Sekitar 51 persen populasi pengguna internet mengaku pernah belanja online. Data ini semakin menguatkan Puteri untuk fokus mengembangkan toko online secara terpisah di bawah manajemen profesional.

"Pemisahan toko online dari website Mustika Ratu lebih karena ingin fokus dalam pengembangan belanja kosmetik online yang butuh penanganan khusus," jelasnya.

Ditambah lagi, kini masyarakat semakin percaya dengan konsep belanja online. "Umumnya konsumen tak bermasalah belanja online untuk kebutuhan rutin yang sifatnya pengulangan. Meski begitu konsep ini juga bisa menyasar mereka yang senang bereksperimen, mencoba kosmetik warna. Bagi sebagian orang yang merasa perlu mencoba sebelum membeli kosmetik warna, seperti eyeshadow atau lipstik, boleh jadi belanja online belum menjadi pilihan. Namun untuk produk yang memang sudah dikenalnya, ia akan terbantu dengan sistem online. Termasuk untuk belanja produk perawatan seperti body lotion atau jamu," ungkap Puteri.

Toko kosmetik online lebih memudahkan karena selain bisa leluasa memilih produk dari gambar melalui akses internet, pengiriman langsung ke alamat pembeli juga meringankan. Mustika Ratu bekerjasama dengan penyedia layanan kurir, JNE, untuk menjangkau pembeli di seluruh Indonesia. Pengiriman di Jakarta membutuhkan waktu satu hari, dan bebas biaya antar dengan minimum belanja Rp 100.000 untuk Jabodetabek. Sedangkan pengiriman di luar daerah butuh waktu 2-5 hari kerja.

"Pembeli produk kosmetik melalui toko online ini 70 persennya berasal dari luar Jakarta. Kebanyakan di pulau Jawa, beberapa di Sumatera, bahkan Papua," kata Dermawan Tedja, Chief Operating Officer Izumiya kepada Kompas Female.

Toko online Mustika Ratu juga dipersiapkan matang dengan menggandeng Finnet, perusahaan payment gateway untuk mengurus sistem pembayaran online. Maklum, faktor keamanan masih menjadi pertimbangan pembeli dalam belanja online, terutama bagi pengguna kartu kredit.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau